https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Nepal Bergejolak, Ini Faktor Utama di Baliknya

Vaza Diva | Sabtu, 13/09/2025 17:01 WIB



Nepal, negara kecil di antara dua raksasa Asia, India dan Cina selama ini jarang menjadi sorotan dunia Demonstran mengibarkan bendera saat asap mengepul di kompleks Parlemen, di Kathmandu, Nepal, 9 September 2025 (Foto: REUTERS)

Jakarta, Jurnas.com - Nepal, negara kecil di antara dua raksasa Asia, India dan Cina selama ini jarang menjadi sorotan dunia. Namun pada 8–9 September 2025, negara yang dikenal damai itu mendadak mengguncang panggung internasional lewat gelombang protes besar yang berujung pada krisis politik dan tragedi kemanusiaan.

Semua berawal dari kekecewaan publik terhadap korupsi, praktik nepotisme, dan kebijakan pemerintah yang memblokir 26 platform media sosial, termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, dan YouTube. Generasi Z yang melek teknologi menjadi motor perlawanan, mengorganisir demonstrasi di berbagai kota besar seperti Kathmandu, Pokhara, Biratnagar, dan Itahari.

Aksi yang semula damai berubah menjadi kerusuhan. Gedung Parlemen dibakar, kompleks pemerintahan Singha Durbar dijarah, sementara kediaman para pemimpin, termasuk Perdana Menteri KP Sharma Oli dan Presiden Ram Chandra Poudel dihancurkan massa. Tragedi pun terjadi, istri mantan PM Jhala Nath Khanal tewas akibat luka bakar, sedangkan Menteri Keuangan Bishnu Paudel dipukuli dan dikejar di jalanan ibu kota.

Baca juga :
Di Hadapan Prabowo, Puan: DPR Dukung Program Pemerintah Selama untuk Rakyat

Bentrok dengan aparat tak terelakkan. Gas air mata, peluru karet, hingga peluru tajam dilepaskan, menewaskan lebih dari 20 orang dan melukai ratusan. Amnesty International dan PBB mengecam keras tindakan represif aparat.

Gelombang protes akhirnya menggulingkan pucuk kepemimpinan, Perdana Menteri, Presiden, dan Menteri Dalam Negeri mengundurkan diri pada 9 September. Militer mengambil alih situasi dengan memberlakukan jam malam dan mengevakuasi pejabat negara. Namun pencabutan blokir media sosial tak lagi meredam kemarahan publik. Tuntutan utama rakyat tetap sama, pembubaran parlemen dan pemilu baru yang lebih representatif.

Baca juga :
Inggris Siapkan Kapal Perang dan Jet Tempur demi Amankan Selat Hormuz

Krisis Nepal menyimpan pelajaran berharga, bukan hanya untuk negeri itu, melainkan juga bagi bangsa lain. Korupsi dan nepotisme terbukti sebagai bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Kebebasan berekspresi adalah katup pengaman yang tak boleh ditutup. Generasi muda memiliki daya dorong perubahan yang nyata. Kekerasan, baik dari rakyat maupun aparat, hanya memperpanjang luka. Ketimpangan sosial menjadi bahan bakar amarah, dan kepemimpinan yang tuli pada suara rakyat pada akhirnya akan tumbang.

Nepal menjadi pengingat bahwa stabilitas tidak datang dengan sendirinya. Ia harus dijaga lewat keadilan, transparansi, dan partisipasi. Bagi para pemimpin, mendengar suara rakyat bukanlah kelemahan, melainkan puncak kebijaksanaan.

Baca juga :
Mendes Harap Rekomendasi Munas Papdesi Sukseskan Program Prioritas Presiden
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Nepal Aksi Demo Pemerintah Krisis Politik

Terkini | Kamis, 06/08/2026 21:49 WIB

Olahraga

Real Madrid Resmi Segel Transfer Fantastis Yan Diomande

Olahraga

Barcelona dan Real Madrid Saling Sikut Amankan Jasa Rodri

News

Perdana, Mendikdasmen Lantik 15 Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi

Olahraga

Cari Pelapis Hakimi, PSG Pertimbangkan Malo Gusto dari Chelsea

Olahraga

Barcola Pilih Liverpool Ketimbang Arsenal jika Dilepas PSG

Olahraga

Spurs Dapat Tawaran Rekrut Folarin Balogun dari AS Monaco

News

Setjen DPR Dorong Digitalisasi Pengadaan BMN, Targetkan Tata Kelola Optimal

News

KPK Bidik PT SGP dan Anak Usaha Telkom Terkait Korupsi Digitalisasi SPBU

News

Komisi III DPR Desak Polisi Usut Jaringan Pemasok Senjata di Pondok Pinang

News

Awali Safari Sulteng, Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah PWNU

News

DPR Soroti Minimnya Kesiapan Pemerintah Hadapi Ancaman Karhutla

News

Sidang Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Digelar Pekan Depan

News

Kepala Daerah Diminta Tunjuk Pejabat Khusus Kawal Rehabilitasi Pascabencana

News

Baleg DPR: Investor dan Penambang Wajib Kantongi Izin Masyarakat Adat

News

KPK Panggil Anggota DPRD Kaltim Sarkowi terkait Kasus Rita Widyasari

Gaya Hidup

Program Ini Dorong UKM untuk Hadirkan Sustainable yang Kreatif

News

KPK Sita Rp9,5 Miliar dari Pengembangan Suap Restitusi Pajak Banjarmasin

News

Rieke: Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Koreksi Penting bagi Penegakan Hukum

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777