https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bupati dan Walikota Maluku Utara Kompak Perangi Malaria

Mutiul Alim | Jum'at, 28/04/2017 13:40 WIB



Upaya yang dilakukan, yakni mengajak masyarakat melakukan upaya pencegahan malaria dengan menanam tanaman pengusir nyamuk. Menteri Kesehatan (paling depan) Nila Farid Moeloek

Jakarta - Sebanyak 8 Bupati dan 2 Walikota di Maluku Utara mendeklarasikan komitmen untuk eliminasi malaria. Upaya yang dilakukan, yakni mengajak masyarakat melakukan upaya pencegahan malaria dengan menanam tanaman pengusir nyamuk di pekarangan-pekarangan rumah dan membentuk Malaria Center.

Terdapat 11 jenis tanaman pengusir nyamuk, di antaranya Lavender, Tapak Dara, Marygold, Sereh, Kemangi, Kecombrang, dan Zodia. Dampaknya, seperti di Desa Ngade, kasus malaria menurun. Pemanfaatan tanaman ini ditargetkan pada akhir Tahun 2017 semua rumah telah dipagari oleh tanaman pengusir nyamuk.

Tanaman Pengusir nyamuk bagi mayarakat Maluku Utara bukan hanya untuk mencegah penyakit malaria tetapi juga berdampak terhadap perekonomian rakyat. Pasalnya tanaman tersebut dapat diperjualbelikan.

Baca juga :
Lebanon Laporkan 2.969 Orang Tewas Akibat Serangan Israel Sejak Maret

Menteri Kesehatan RI Prof. Nila Moeloek mengapresiasi para kader yang telah bekerja bersama mengendalikan malaria di Maluku Utara dan berpesan agar terus mendukung upaya kesehatan karena pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri.

“Saya mengapresiasi gerakan ini dan meminta agar ini tidak hanya dilakukan di Maluku Utara, namun disebarluaskan dan dibagikan agar dapat ditularkan di provinsi lainnya. Tanaman ini juga dapat mempercantik rumah dan sekitarnya dengan bunga yang beraneka warna,” kata Menkes Prof. Nila Moeloek di ternate, Kamis (27/4).

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Kesehatan Perempuan Menentukan Arah Masa Depan Bangsa

Dalam upaya eliminasi malaria, pemerintah setempat juga membentuk Malaria Center (Malcen) yang merupakan lembaga koordinatif penanggulangan malaria. Diharapkan dengan adanya Malcen ini, eliminasi malaria khususnya di Kota Ternate, dapat tercapai di Tahun 2019.

Bebas Malaria dengan Germas

Baca juga :
Kasus Dengue di Indonesia Capai 30 Ribu, Sasar Usia Produktif

Dalam rangka Hari Malaria Sedunia 2017 yang bertema “Dengan Germas Kita Wujudkan Indonesia Bebas Malaria”. Salah satu rangkaian acara yang digelar, yakni Jambore Kader Participatory Learning-Action (PLA) Maluku Utara di Ternate yang diikuti lebih dari 500 orang kader PLA perwakilan dari 8 Kabupaten dan 2 Kota di Maluku Utara.

Menkes mengajak semua lapisan masyarakat untuk hidup sehat dengan melakukan olahraga, makan makanan yang sehat seperti ikan yang banyak di Maluku Utara untuk membentuk anak-anak yang cerdas, serta mempertahankan negara menjadi kuat dan tangguh.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kementerian Kesehatan Nila F Moeloek

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777