https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Jumat

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 24/07/2026 10:05 WIB



Umat Islam terutama kaum pria yang hendak menunaikan salat Jumat disunnahkan untuk bersuci dan membersihkan diri, salah satunya melaksanakan mandi sunnah Ilustrasi seseorang menunaikan salat Jumat (Foto: Unsplash/Imad Alassiry)

Jakarta, Jurnas.com - Hari Jumat merupakan Sayyidul Ayyam atau rajanya hari dalam Islam. Pada hari istimewa ini, umat Islam terutama kaum pria yang hendak menunaikan salat Jumat disunnahkan untuk bersuci dan membersihkan diri secara maksimal, salah satunya dengan melaksanakan mandi sunnah Jumat.

Mandi sunnah Jumat tidak sekadar membersihkan badan dari kotoran atau bau tak sedap, tetapi juga menjadi sarana untuk menghimpun pahala serta menyempurnakan keutamaan ibadah di hari Jumat.

Niat Mandi Sunnah Jumat

Baca juga :
Mengapa Waktu Ashar di Hari Jumat Begitu Sakral untuk Berdoa?

Sama halnya dengan ibadah lain, niat diletakkan di dalam hati bersamaan saat pertama kali menyiramkan air ke tubuh. Namun, melafalkannya secara lisan hukumnya sunnah untuk membantu memantapkan hati.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Baca juga :
Jumat Berkah, Lebih Utama Berbagi di Masjid atau Jalan?

Nawaitul ghusla liyaumil jumu`ati sunnatan lillāhi ta`ālā.

Artinya: "Aku berniat mandi untuk hari Jumat, sunnah karena Allah Ta`ala."

Baca juga :
Benarkah Wafat di Hari Jumat Ada Keutamaan Khusus?

Tata Cara Mandi Sunnah Jumat Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Agar mandi Jumat bernilai ibadah sempurna dan mendatangkan pahala sunnah, sebaiknya ikuti tata cara yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW berikut ini:

- Membaca Niat dan Basmalah

- Mencuci Kedua Telapak Tangan

- Membersihkan Bagian Lipatan dan Kemaluan

- Mencuci Tangan Kembali dengan Sabun

- Berwudu Sempurna

- Menyiramkan Air ke Kepala

- Menyiram Seluruh Anggota Tubuh

Para ulama sepakat bahwa waktu mandi sunnah Jumat dimulai sejak terbitnya fajar shadiq (waktu subuh) pada hari Jumat hingga menjelang dilaksanakannya salat Jumat.

Namun, waktu yang paling utama (afdhal) adalah dilakukan mendekati waktu berangkat menuju masjid untuk menunaikan salat Jumat, agar kondisi tubuh tetap segar dan wangi saat berada di dalam barisan jemaah.

Adapun Rasulullah bersabda:

مَنْ أَتَى الْجُمُعَةَ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ النِّسَاءِ فَلْيَغْتَسِلْ وَمَنْ لَمْ يَأْتِهَا فَلَيْسَ عَلَيْهِ غُسْلٌ

“Barangsiapa dari laki-laki dan perempuan yang menghendaki Jumat, maka mandilah. Barangsiapa yang tidak berniat menghadiri Jumat, maka tidak ada anjuran mandi baginya”. (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mandi Sunnah Hari Jumat Mandi Sunnah Jumat

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777