https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Laporan Konsultasi Publik BI soal Rupiah Digital

Untung Subagja | Rabu, 27/12/2023 23:05 WIB



Erwin menuturkan eksperimentasi pengembangan Rupiah Digital merupakan proses yang iteratif guna membuka peluang eksplorasi yang lebih luas Bank Indonesia

Jakarta, Jurnas.com - Bank Indonesia (BI) terbitkan Laporan Konsultasi Publik yang merupakan kumpulan dari semua masukan masyarakat atas konsep pengembangan Rupiah Digital yang tertuang dalam Consultative Paper (CP) Rupiah Digital Tahap I.

"Laporan konsultasi publik ini merupakan bagian penting dari inisiatif `Proyek Garuda` sebagai proyek yang memayungi eksplorasi terhadap Rupiah Digital," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, di Jakarta, Rabu (27/12/2023).

Setelah mendapatkan masukan dari publik, pengembangan Rupiah Digital akan memasuki sejumlah tahap berikutnya, yaitu eksperimentasi teknologi (proof of concept); prototyping; piloting/sandboxing; serta tinjauan atas stance kebijakan, sebagaimana yang telah dirancang pada high level design White Paper Rupiah Digital.

Baca juga :
Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Ini Bedanya dari SMK Reguler

Erwin menuturkan eksperimentasi pengembangan Rupiah Digital merupakan proses yang iteratif guna membuka peluang eksplorasi yang lebih luas atas berbagai alternatif desain dan memastikan nilai tambah yang paling optimal bagi Indonesia.

Struktur Laporan Konsultasi Publik terbagi atas enam kategori yang menjadi dasar untuk pendalaman terhadap aspek fungsionalitas dan pertimbangan umum, serta menjadi elemen penguat bagi pengembangan Rupiah Digital.

Baca juga :
Perkuat Ketahanan Pangan, DPR Dorong Percepatan Program Strategis Kementan

Enam kategori tersebut adalah teknologi, akses, penerbitan dan pemusnahan, transfer dana, kapabilitas teknis dan aspek 3i yang meliputi interkoneksi, interoperabilitas, dan integrasi, serta implikasi.

Teknologi menyoroti aspek skalabilitas dan resiliensi. Akses yang meliputi tata cara kepesertaan, tata cara akses data, dan pengelolaan wallet.
Penerbitan dan pemusnahan terkait dengan proses penerbitan dan pemusnahan Rupiah Digital.

Baca juga :
Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LPK ke Luar Negeri

Transfer dana meliputi fungsi pokok dalam transfer dana, resolusi gridlock, dan settlement finality.

Implikasi terkait atas dampak mata uang Rupiah Digital terhadap Sistem Pembayaran, Stabilitas Sistem Keuangan, dan Moneter.

Laporan konsultasi publik itu mengandung pandangan masyarakat yang telah diterima dalam periode penerimaan masukan yang dibuka pada 31 Januari 2023 sampai dengan 15 Juli 2023.

Terdapat sebanyak 42 komentar serta masukan yang bersumber di antaranya dari perbankan dan institusi nonkeuangan, asosiasi, kementerian/lembaga, akademisi, serta individu/masyarakat umum.

Penerbitan laporan tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas BI dalam pengembangan desain Rupiah Digital.(ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bank Indonesia Rupiah Digital

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Selasa, 23/06/2026 05:05 WIB
Humanika

Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777