https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

BURT Dorong Akses Layanan Kesehatan yang Lebih Adaptif terhadap Pasien

Gery David Sitompul | Jum'at, 26/06/2026 16:50 WIB



BURT DPR RI mendorong adanya evaluasi berkala terhadap daftar obat yang ditanggung dalam layanan kesehatan. Wakil Ketua BURT DPR RI, Desy Ratnasari.

Jurnas.com - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI mendorong adanya evaluasi berkala terhadap daftar obat yang ditanggung dalam layanan kesehatan.

Selain mengikuti perkembangan ilmu kedokteran, kebijakan tersebut juga perlu mengakomodasi kebutuhan pasien yang beragam, termasuk penggunaan obat-obatan yang direkomendasikan oleh tenaga medis. 

Baca juga :
RUU Daerah Kepulauan Diharapkan Jadi Payung Kesejahteraan Warga Perbatasan

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua BURT DPR RI, Desy Ratnasari dalam kunjungan kerja BURT DPR RI ke RS Siloam Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 25 Juni 2026.

Desy menilai perkembangan dunia kesehatan yang semakin pesat perlu diikuti dengan pembaruan kebijakan terkait daftar obat yang ditanggung dalam program jaminan kesehatan.

Baca juga :
Banggar DPR Pertanyakan Pemerintah Soal Dana Desa Dipotong Drastis

Menurutnya, masyarakat saat ini memiliki kebutuhan pengobatan yang semakin beragam, termasuk penggunaan obat herbal yang dalam kondisi tertentu direkomendasikan oleh dokter.

Selain itu ia berpendapat, standar penentuan obat yang ditanggung tidak hanya harus mengacu pada kebijakan yang sudah ada, tetapi juga perlu menyesuaikan dengan perkembangan pengobatan yang terus bergerak dinamis.

Baca juga :
DPR Desak Pemerintah Pastikan Status Nakes Honorer

"Standardisasi itu juga penting, bukan hanya berbasis gejala, tapi berbasis pada perkembangan obat saat ini. Siapa tahu kategori herbal saat ini, yang dipakai oleh salah satu-salah dua dokter, itu juga yang memang harus masuk kategori di cover nih kalau standarisasinya kimia dan herbal. saya bilang gitu, siapa tau ada pasien yang memang lebih comfortable dengan herbal dan ternyata juga direkomendasikan oleh dokter," ujarnya.

Desy menjelaskan, pembaruan data dan informasi mengenai obat-obatan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Karena itu, ia mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat antar pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan untuk memperbarui data dan informasi terkait perkembangan obat-obatan. "Yang tentu harus updating kan, rumah sakit memberikan informasi penting tentang updating data obat yang sudah berkembang, tapi yang berbasis pada penelitian dan jurnal-jurnal terbaru mungkin," sebutnya.

Menurutnya, kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan obat-obatan akan membantu masyarakat memperoleh pengobatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR BURT DPR Layanan Kesehatan Evaluasi Daftar Obat

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Selasa, 23/06/2026 05:05 WIB
Humanika

Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777