https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pembangunan Kesehatan Jasmani dan Mental Generasi Muda Harus Dilakukan Bersamaan

Eko Budhiarto | Senin, 29/05/2023 14:57 WIB



Pembangunan Kesehatan Jasmani dan Mental Generasi Muda Harus Dilakukan Bersamaan Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Penguatan generasi muda secara jasmani dan mental harus secara serius dilakukan untuk menjamin proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional agar menghasilkan generasi yang tangguh dan berdaya saing.

"Selain meningkatkan kualitas SDM secara jasmani, penting untuk mewujudkan kualitas mental yang tangguh dan berkarakter kuat bagi generasi penerus bangsa ini," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Senin (29/5).

Penelitian yang dilakukan The Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada yang dirilis akhir tahun 2022 menemukan sebanyak 2,45 juta remaja Indonesia didiagnosis gangguan jiwa dan 15,5 juta remaja kesehatan jiwanya terganggu dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Gangguan jiwa menurut Kemenkes RI adalah suatu perubahan pada fungsi jiwa yang menyebabkan adanya gangguan pada fungsi jiwa, sehingga dapat menimbulkan penderitaan pada individu dan atau hambatan dalam melaksanakan peran sosial.

Sedangkan kesehatan jiwa adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Menurut Lestari temuan dalam survei tersebut harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan agar potensi kendala dalam proses pembangunan SDM nasional dapat diantisipasi dengan baik.

Diakui Rerie sapaan akrab Lestari pembangunan SDM secara fisik, melalui peningkatan kualitas kesehatan jasmani, dengan upaya pemenuhan gizi seimbang dan pelayanan kesehatan yang baik, masih menghadapi sejumlah tantangan.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) terbaru pada 2022 angka stunting Indonesia pun tercatat 21,6%, masih di atas standard WHO yang menolerir prevalensi stunting di bawah 20%.

Namun, tambah Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah, tantangan pembangunan SDM secara jasmani dan kejiwaan harus dijawab secara bersamaan, agar setiap generasi penerus bangsa dapat berkontribusi secara maksimal dalam proses pembangunan.

Jangan sampai, ujar Rerie, secara jasmani generasi penerus bangsa tumbuh dengan baik, tetapi secara mental terganggu kesehatannya.

Diakui Rerie upaya meningkatkan kualitas kesehatan jiwa generasi muda merupakan langkah strategis dalam proses pembangunan SDM nasional yang berkarakter kuat dan berdaya saing.

Karena itu, tegas Rerie, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah harus mampu berkolaborasi dengan baik untuk mewujudkan kesehatan jasmani dan mental dari setiap anak bangsa di negeri ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Sumber Daya Manusia Gangguan Jiwa

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777