https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kembangkan SDM Metrologi, Kemendag Kolaborasi Dengan Pemda

Redaksi | Kamis, 23/02/2023 19:40 WIB



Kembangkan SDM Metrologi, Kemendag Kolaborasi Dengan Pemda Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto bersama Bupati Natuna Wan Siswandi dan Bupati Belitung Timur Burhanudin usai penandatanganan naskah kerja sama pengembangan sumber daya manusia kemetrologian di Kantor Kementerian Perdagangan. (Foto dok. Humas Kemendag)

Jakarta, Jurnas.com - Upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) kemetrologian, Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan Bupati Natuna dan Bupati Belitung Timur menandatangani naskah kerja sama. Penanda tangangan itu dilakukan di Gedung Kemendag, Jakarta, Kamis (23/2/2023).

Dalam sambutan penandatangan itu, Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto mengatakan, kerja sama ini dilandasi oleh kebutuhan sumber daya manusia (SDM) khususnya di bidang kemetrologian yang diperlukan di hampir seluruh kabupaten/kota Indonesia.

"Ini untuk mengawal dan melindungi masyarakat dalam rangka perlindungan konsumen. Jadi kami Kementerian Perdagangan mempunyai yang namanya Akademi Kemetrologian, itu suatu akademi yang mencetak SDM di bidang kemetrologian," ujar Suhanto.

Baca juga :
7 Wilayah yang Kerap Jadi Sasaran Aksi Begal

Setiap tahun Kemendag menerima mahasiswa baru untuk Akademi Metrologi dan Instrumen (Akmet) dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Kehadiran SDM yang ahli di bidang pengukuran sangat diperlukan untuk lapangan kerja di sektor industri dan teknologi.

Saat ini jumlah SDM metrologi di wilayah kabupaten/kota dinilai masih kurang. Setidaknya di tiap kabupaten/kota terdapat puluhan SDM metrologi yang tidak hanya bekerja di kantor pemerintahan tetapi juga perusahaan-perusahaan swasta.

Baca juga :
Asal Usul Kata Begal, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Dulu

"Bayangkan kalau kita melihat meteran di timbangan yang ada di pasar-pasar atau meteran listrik yang ada di rumah, itu kalau tidak ditimbang atau ditera dengan baik, berapa kerugian masyarakat bila timbangan itu tidak sesuai," kata Suhanto.

Saat ini Kemendag sudah menjalin kerja sama dengan 16 kabupaten/kota. Rata-rata lulusan Akademi Metrologi dan Instrumen langsung bekerja di lapangan. Suhanto mengatakan, kerja sama antara Kemendag dan kabupaten/kota dapat menciptakan SDM unggul dan mengurangi pengangguran karena bidang metrologi merupakan jenis pekerjaan yang masih membutuhkan keahlian khusus.

Baca juga :
Cukai Palsu Terbongkar, Indikasi Peredaran Rokok Ilegal Masih Masif

"Catatan kami laporan terakhir 98 persen sudah langsung bekerja karena begitu pentingnya bukan hanya untuk pemerintah daerah tapi juga perusahaan-perusahaan di bidang pertambangan, perminyakan, mereka butuh hal seperti itu. Rasa-rasanya ini seperti mencetak tenaga-tenaga agar mereka tidak jadi pengangguran," ujarnya.

Suhanto berharap, kerja sama tersebut juga diikuti oleh kabupaten/kota lainnya di seluruh Indonesia untuk mengawasi bentuk-bentuk kecurangan terhadap ketepatan pengukuran guna melindungi konsumen.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemendag SDM Kemetrologian pemda

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Sabtu, 04/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belgia vs Amerika Serikat

Humanika

Minggu, 05/07/2026 23:59 WIB

Apakah Sholat Safar Harus di Masjid?

Minggu, 05/07/2026 23:30 WIB

Lima Doa Setelah Melaksanakan Sholat Safar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777