https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Wakil Ketua MPR Kutuk Keras Aksi Pembakaran Alquran di Swedia

Aliyudin Sofyan | Selasa, 24/01/2023 14:43 WIB



Aksi pembakaran Alquran tersebut adalah bentuk tidak adanya penghormatan dan penghargaan terhadap kebebasan memeluk agama. Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan mengutuk keras aksi Pemimpin Politik Denmark-Swedia bernama Rasmus Paludan yang membakar Al-quran di depan Kedutaan Besar Turki di Swedia. Pasalnya, aksi tersebut telah menodai prinsip kebebasan dalam dunia demokrasi sekarang ini.

Syarief Hasan menilai, prinsip kebebasan harusnya dipandang secara luas. "Kebebasan dalam demokrasi juga berarti memberikan ruang, penghormatan, dan penghargaan kepada para pemeluk agama dan kepercayaan yang ada. Aksi pembakaran Alquran tersebut adalah bentuk tidak adanya penghormatan dan penghargaan terhadap kebebasan memeluk agama," ungkap Syarief Hasan.

Syarief Hasan melanjutkan, Alquran adalah kitab suci umat Islam yang sangat diagungkan. "Alquran bukan hanya sekedar buku, tetapi juga bagian dari kesucian agama Islam. Alquran mengandung ajaran kebenaran yang harusnya dihormati dan dihargai oleh semua pihak, seperti halnya menghormati kitab suci agama yang lain," ungkap Syarief Hasan.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Syarief Hasan juga mendorong Pemerintah untuk bersikap. "Indonesia adalah negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia. Saya menghargai sikap tegas Pemerintah Indonesia yang mengutuk keras tindakan intoleran dan melukai ummat Islam yang dilakukan Kepala Partai Politik Sayap Denmark Starm Kurs, Rasmus Paludan," ungkap Syarief Hasan.

Ia mendesak Menteri Luar Negeri untuk memanggil Duta Besar Swedia. "Menteri Luar Negeri, Ibu Retno Marsudi harus segera memanggil Dubes Swedia dan melayangkan nota protes sebagai bentuk protes keras terhadap aksi tersebut. Sebab, seluruh rakyat Indonesia juga sangat kecewa dan marah atas aksi tersebut," ungkap Syarief Hasan.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Politisi senior Partai Demokrat ini menegaskan, Islam adalah agama yang memberi rahmat. "Kami harus menegaskan bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta. Islam melarang keras bentuk perlakuan merusak atau menodai keyakinan antar kepercayaan," tutup Syarief Hasan.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Syarief Hasan Rasmus Paludan Swedia AlQuran Pembakaran

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Selasa, 23/06/2026 05:05 WIB
Humanika

Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777