https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tingkatkan Upaya Penanggulangan Bencana Alam di Tanah Air dengan Langkah Antisipatif

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 27/05/2022 13:35 WIB



Kesiapan daerah menghadapi potensi bencana alam harus terus ditingkatkan di tengah dampak perubahan iklim. Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Upaya menghadapi potensi bencana alam di tanah air harus terus ditingkatkan. Setiap daerah di Indonesia harus memiliki kajian risiko dan rencana penanggulangan untuk menghadapi bencana alam di tanah air.

"Kesiapan daerah menghadapi potensi bencana alam harus terus ditingkatkan di tengah dampak perubahan iklim yang menyebabkan kondisi cuaca ekstrim di berbagai daerah di Indonesia," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/5).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sepanjang periode 1 Januari 2022 hingga 18 Mei 2022 terjadi 1.552 kali bencana alam di Indonesia.

Baca juga :
Pemanasan Global Disebut 5.000 Kali Lebih Cepat dari Evolusi Padi

Namun, hingga saat ini baru 50% kabupaten/kota di tanah air yang memiliki kajian risiko dan rencana penanggulangan bencana di daerahnya.

Menurut Lestari, dengan potensi terjadinya bencana alam yang tinggi di Indonesia penting bagi pemerintah pusat dan setiap pemerintah daerah memiliki langkah antisipasi terhadap bencana yang terukur.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Memiliki kajian risiko dan rencana penanggulangan bencana yang baik di setiap daerah, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, merupakan langkah strategis dalam upaya kita mengantisipasi sejumlah potensi bencana di tanah air.

Langkah antisipatif dalam menghadapi bencana alam, jelas Rerie, harus terus dikedepankan agar bangsa ini dapat terus menekan potensi munculnya korban akibat bencana alam.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Selain itu, Rerie berharap agar nilai-nilai solidaritas dan gotong-royong setiap anak bangsa harus terus ditanamkan agar dorongan untuk sigap bahu membahu membantu para korban bencana alam, semakin besar.

Dengan kesiapan setiap daerah dalam mengantisipasi bencana alam dan solidaritas masyarakat yang tinggi, Rerie berharap, potensi bencana alam yang ada di Indonesia dapat dihadapi dengan baik.

Di tengah tingginya potensi bencana alam di tanah air, Rerie mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian alam dan lingkungan tempat tinggal, lewat membiasakan diri menjaga kebersihan lingkungan.

Kepedulian bersama antara para pemangku kepentingan dan masyarakat harus dibangun, tegas Rerie, agar kewaspadaan kita dalam menghadapi potensi bencana alam di tanah air terus meningkat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Iklim Perubahan

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777