Presiden AS Donald Trump naik ke pesawat Air Force One sebelum berangkat dari Bandara Internasional Ibu Kota Beijing di Beijing pada Jumat (Foto: Brendan Smialowksi/AFP)
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengapresiasi hasil pembicaraan tidak langsung dengan Iran di Doha, Qatar, yang berjalan dengan positif.
"Sejauh ini, denuklirisasi Iran berjalan dengan baik. Mereka telah mengadakan pertemuan yang sangat baik, dan kita akan lihat," kata Trump saat bersiap menaiki pesawat Air Force One yang dihadiahkan Qatar pada Rabu (1/7).
"Kami menyerang mereka dengan sangat keras, tetapi kami bergaul dengan sangat baik," dia menambahkan dikutip dari AFP.
Iran dan Amerika Serikat memulai pembicaraan tidak langsung dengan mediator di Doha pada Rabu ini, dalam upaya untuk memajukan negosiasi dan meredakan ketegangan setelah terjadi baku tembak antara kedua pihak.
Keduanya telah menyatakan akan mengirim pejabat untuk membahas nota kesepahaman mereka yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, tetapi Iran bersikeras bahwa negosiasi langsung tidak akan terjadi.
Seorang diplomat, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas pembicaraan sensitif tersebut, mengkonfirmasi bahwa negosiasi sedang berlangsung, setelah sebelumnya mengatakan bahwa kedua pihak akan berpartisipasi dalam pembicaraan teknis tidak langsung di Doha dengan mediator Qatar dan Pakistan.
Diskusi tersebut, yang diadakan pada tingkat yang lebih rendah dan berfokus pada detail MoU, akan membangun kemajuan yang telah dicapai pada KTT Danau Lucerne, menurut keterangan diplomat tersebut kepada AFP.
Nota kesepahaman yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan tersebut, berpuncak pada pertemuan puncak bulan lalu di Lucerne, Swiss.
Kesepakatan itu mencakup gencatan senjata 60 hari yang menghentikan perang yang meletus akibat serangan AS-Israel pada akhir Februari, serta pembukaan kembali Selat Hormuz yang diblokade dan kerangka waktu untuk kesepakatan akhir guna mengakhiri konflik secara permanen dan mencapai kesepakatan tentang program nuklir Iran.
Rabu, 01/07/2026 21:47 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB