https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bamsoet: Semoga Omicron Tak Sebabkan Gelombang Ketiga

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 17/12/2021 10:11 WIB



Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa varian Omicron membawa risiko infeksi ulang yang lebih tinggi. Ketua MPR, Bambang Soesatyo. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak masyarakat mendukung imbauan Presiden Jokowi dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dengan tidak berpergian ke luar negeri.

Terlebih saat ini di Indonesia sudah ditemukan kasus positif Covid-19 varian Omicron, yang diderita oleh salah satu pekerja di Wisma Atlet Jakarta.

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa varian Omicron membawa risiko infeksi ulang yang lebih tinggi. Bahkan mutasi Omicron dapat menginfeksi kembali mereka yang sudah pernah terkena Covid-19. WHO mencatat setidaknya hingga 14 Desember 2021, Omicron telah ditemukan di 77 negara, dengan pola penyebaran yang tidak terdeteksi. Karenanya kewaspadaan perlu ditingkatkan, tanpa perlu adanya panik yang berlebihan," ujar Bamsoet di Jakarta, Kamis (16/12/21).

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Bamsoet menjelaskan, kasus varian Omicron pertama yang ditemukan di Indonesia, serta berbagai peringatan yang dikeluarkan WHO, menjadi alarm bagi semua pihak untuk tidak pernah kendur mentaati protokol kesehatan.

Lebih penting lagi adalah mengajak keluarga dan kerabat terdekat untuk segera divaksinasi. Terlebih saat ini pemerintah sudah mulai melakukan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

"Berdasarkan data Satgas Covid-19 per 15 Desember 2021, dari 208,2 juta penduduk yang menjadi sasaran vaksinasi, Indonesia sudah melakukan vaksinasi pertama terhadap 148,3 juta penduduk. Vaksinasi ke-2 terhadap 104,5 juta penduduk, dan vaksinasi ke-3 terhadap 1,2 juta penduduk," jelas Bamsoet.

Bamsoet menambahkan, sementara jumlah kasus positif yang terkonfirmasi di Indonesia sudah mencapai 4,2 juta kasus.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

Sebanyak 4,1 juta di antaranya sudah pulih, 143.969 meninggal dunia, dan kasus aktif yang ada hingga saat ini mencapai 4.864 kasus.

"Kita patut bersyukur, positivity rate Indonesia berada di 0,1 persen jauh lebih kecil dibanding standar WHO sebesar 5 persen. Untuk mempertahankannya, perlu kerja bersama dari seluruh pihak. Sejauh ini kita cukup berhasil menangani varian Alfa, Beta, dan Gamma pada gelombang pertama, serta Delta pada gelombang kedua. Semoga varian Omicron tidak sampai menyebabkan gelombang ketiga," pungkas Bamsoet.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Bambang Soesatyo Omicron Gelombang Ketiga vaksinasi

Humanika

Minggu, 05/07/2026 23:59 WIB

Apakah Sholat Safar Harus di Masjid?

Minggu, 05/07/2026 23:30 WIB

Lima Doa Setelah Melaksanakan Sholat Safar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777