https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Arsul Sani: PPHN Diperlukan untuk Kesinambungan Pembangunan

Aliyudin Sofyan | Jum'at, 17/12/2021 04:31 WIB



Bila periode mereka berakhir, proses pembangunan yang ada belum tentu akan tersambungkan dengan periode berikutnya. Wakil Ketua MPR, Arsul Sani. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Setelah Indonesia merdeka menurut Wakil Ketua MPR Arsul Sani, banyak hal yang telah dialami oleh bangsa ini, “salah satunya mengalami proses tata negara setelah amandemen UUD Tahun 1945”, ujarnya.

Diakui setelah melakukan amandemen sebanyak 4 tahap, ada kemajuan yang dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Meski demikian dampak-dampak yang tidak diinginkan pun juga muncul.

Ungkapan demikian disampaikan oleh politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat dirinya menjadi narasumber dalam diskusi yang berjudul ‘Urgensi Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) Untuk Kesinambungan Pembangunan Nasional’. Diskusi itu merupakan rangkaian acara ‘Forum Tematik, Bakohumas MPR’ yang digelar di Ruang Delegasi, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, 16 Desember 2021.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

Terkait masalah amademen, alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu menyebut MPR mendapat banyak aspirasi masyarakat. Aspirasi itu malah ada yang ingin kembali ke UUD Tahun 1945.

Diungkapkan, kelompok yang ingin bangsa ini kembali ke UUD Tahun 1945 mempunyai alasan bahwa setelah dilakukan amandemen ternyata banyak penyimpangan dalam proses ketatanegaraan. “Mereka menyebut bangsa ini telah menyimpang dari Pancasila Sila IV”, tuturnya.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

Lebih lanjut dikatakan oleh pria asal Pekalongan, Jawa Tengah, itu bangsa ini saat ini berada dalam rezim pemilu. Dari kepala desa hingga sampai presiden semua dipilih lewat pemilu. “Nah proses inilah yang disebut melanggar Sila IV Pancasila sebab bangsa ini harusnya mengedepankan proses musyawarah dan mufakat”, tuturnya.

Kelompok yang lain menganggap bangsa ini tak mungkin menarik kembali jarum jam ke arah mundur atau kelompok yang tak ingin kembali ke UUD Tahun 1945. Alasannya, bangsa ini sudah jauh maju ke depan sehingga tak perlu kembali mengulangi masa lalu.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi

Bagi kelompok ini menurut Arsul Sani perlu amandemen namun sikapnya menyempurnakan atau memperbaiki, dicontohkan agar bagaimana soal perekonomian ditinjau kembali sehingga bangsa ini tak terjerumus pada liberalisasi ekonomi yang kebablasan.

Diakui amandemen UUD Tahun 1945 membuat bangsa ini tak memiliki haluan negara. Meski ada UU Rencana Pembangunan Jangka Panjang namun dalam prakteknya calon presiden, calon gubernur, calon walikota, dan calon bupati, bila mereka terpilih, mereka menjalankan pembangunan yang ada dengan berlandaskan pada visi dan misinya.

Di sinilah menurut Arsul Sani letak masalahnya. “Bila periode mereka berakhir, proses pembangunan yang ada belum tentu akan tersambungkan dengan periode berikutnya”, paparnya. Pembangunan mangkrak atau tak terselesaikan menurutnya akibat dari ketidaksinambungan proses pembangunan yang berlandaskan pada visi dan misi seseorang.

Ketidaksinambungan inilah yang diungkapkan oleh masyarakat. Dari sinilah menurut Arsul Sani perlunya PPHN. “Supaya ada kesinambungan”, tuturnya. Diakui semua Fraksi Partai Politik dan Kelompok DPD di MPR setuju ada PPHN. “Namun mau dicantumkan pada dasar hukum yang mana, itu masih dinamika”, ujarnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Arsul Sani PPHN Amandemen Dasar Hukum

Humanika

Minggu, 05/07/2026 23:59 WIB

Apakah Sholat Safar Harus di Masjid?

Minggu, 05/07/2026 23:30 WIB

Lima Doa Setelah Melaksanakan Sholat Safar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777