Rabu, 15/04/2026 19:32 WIB

Baliho Menjamur Saat Pandemi, Pakar: Ekonomi Masyarakat Bergeliat





Aktivitas dan jasa periklanan melibatkan banyak komponen usaha. 

Baliho gerakkan ekonomi rakyat

Jakarta, Jurnas.com - Jurnalis senior Muchlis A Rofik mengatakan, pemanfaatan media luar ruang sebagai media sosialisasi dan promosi tak hanya dilakukan oleh tokoh-tokoh yang berpotensi menjadi calon presiden.

Menurut Muchlis, ada banyak baliho yang juga dimanfaatkan para calon kepala desa. Baliho pun menjadi sinyal bahwa ekonomi sebenarnya sedang bergeliat.

"Baliho di saat pandemi bukan hanya Capres. Jalanan di Sleman hari-hari ini penuh baliho calon-calon Kades," begitu tulis peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) itu di akun Twitter pribadinya, @muchlis_ar, Minggu (8/8).

Soal ramainya kritik terhadap kehadiran baliho, Muchlis punya pendapat lain. Ia mengingatkan, pemanfaatan media luar ruang di saat pandemi justru mampu menggerakkan ekonomi.

Pasalnya, aktivitas dan jasa periklanan melibatkan banyak komponen usaha, semisal percetakan, jasa pemasangan, dan beberapa lainnya.

"(Baliho di saat pandemi) menggerakkan ekonomi. Tukang cetak, tukang pasang, pajak reklame, sedikit menggeliat," jelasnya.

Seperti yang kita ketahui, keberhasilan Indonesia keluar dari resesi ekonomi, dampak pertumbuhan ekonomi kuartal dua 2021 sebesar 7,07 persen salah satunya disebabkan tingginya konsumsi rumah tangga.

Sementara soal pesan yang ada di dalam baliho, Muchlis berpendapat, "kalau wajah dan pesannya merusak mood, ya itu soal lain."

Namun, Muchlis tak menjelaskan singgungan tersebut apakah mengarah pada baliho Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. Selain Puan, baliho Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto juga ikut meramaikan.

Dalam catatan Indonesia Political Opinion (IPO), respons negatif justru banyak diterima Puan Maharani ketimbang Airlangga Hartarto. Penyebabnya, menurut Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah, kinerja Airlangga sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian serta Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) langsung dirasakan masyarakat.

Dalam beragam kebijakan partai, Airlangga juga memberikan dampak positif kepada masyarakat, semisal penyelenggaraan vaksin massal dan pembentukan Yellow Clinic demi mendukung penanganan pandemi.

Sebaliknya, Puan sebagai Ketua DPR RI tak terlalu menonjol dan terlihat kinerjanya untuk kepentingan masyarakat. “Faktor kinerja yang menjadi pembeda, dan kemudian membuat baliho Airlangga lebih diterima publik. Kerja Airlangga, terutama program ekonomi, berhasil dan berdampak langsung ke masyarakat,” kata Dedi.

Selain itu, Dedi menilai pesan yang ditampilkan dalam baliho Airlangga juga tegas dan bermakna, yakni Kerja untuk Indonesia. “Ini semacam penegasan dari apa yang sudah dia (Airlangga) lakukan,” ujar Dedi.

KEYWORD :

baliho Muchlis A Rofik Airlangga Hartarto Puan Maharani Capres Golkar PDI Perjuangan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :