Jose Mourinho (Foto: Reuters)
Jakarta, Jurnas.com - -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Tottenham Hotspur harus menelan pil pahit saat menjamu RB Leipzid di leg pertama -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Liga Champions, Kamis (20/02).
Bermain di markas sendiri, tim asuhan mengalami kekalahn tipis 1-0 dari tim tamu berkat gol yang dilesatkan Timo Werner di menit 56 lewat titik putih.
Menanggapi kekalahan tersebut, pelatih kepala Spurs, -decoration:none;color:red;font-weight:bold">Jose Mourinho menyalahkan jadwal padat yang membuat para pemainnya keletihan hingga harus bertekuk lutut saat menjamu tim asal Jerman tersebut.
"Saya berterima kasih kepada fans atas dukungan mereka kepada para pemain dan apa yang saya khawatirkan bukanlah dengan 1-0. 1-0 adalah hasil. Yang membuat saya khawatir adalah ini adalah pemain kami untuk selanjutnya saya tidak tahu berapa banyak pertandingan," kata Mourinho dilansir Soccerway.
"Kami harus bermain dalam dua hari lagi pada Sabtu di Chelsea. Anda dapat melihat Lucas Moura, benar-benar mati; Steven Bergwijn, benar-benar mati; Giovani Lo Celso, mati," tambahnya.
Gambaran Siksa Kubur Menurut Riwayat Islam
Meski optimistis bisa membalikkan keadaan di leg kedua, yang berlangsung di Jerman pada 10 Maret. Namun, Mou khawatir akan kondisi para pemainnya, apalagi saat ini beberapa pemain bintang seperti Harry Kane dan Son Heung-Min masih dibekap cedera.
"Ada kemungkinan kami bisa pergi ke sana dan memenangkan pertandingan," katanya.
Ini Kedudukan Seorang Mualaf Menurut Al-Qur`an
"Yang mengkhawatirkan saya adalah kami memiliki Liga Premier dan Piala FA untuk dimainkan juga dan itulah situasi kami," tambahnya.
Mourinho akan melawan mantan klubnya Chelsea pada Sabtu mendatang.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Liga Champions Jose Mourinho Tottenham Hotspur -



























