Sebanyak 14 merek lokal dipilih melalui proses kurasi secara nasional untuk tampil dalam Rising Fashion (Foto: Ecka Pramita)
Jakarta - Produk fashion menjadi sub-sektor ekonomi kreatif yang unggul. Bayangkan saja, di tahun 2017, data outlook Ekonomi Kreatif menunjukkan jika subsektor fashion menyumbang 54,54 persen (US $ 10,90 miliar) pada nilai total ekspor sektor ekonomi kreatif pada 2015.
Subsektor mode juga memberi pendapatan negara terbesar pada 2016 sebesar Rp166 Triliun atau berkontribusi 18,01 persen terhadap PDB ekonomi kreatif. Pencapaian tersebut membuat Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura fasilitasi 14 merek fashion lokal Indonesia tampil di ajang Rising Fashion 2018 yang digelar di Singapura 1-30 Agustus mendatang.Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simanjuntak mengatakan Rising Fashion yang merupakan akronim kedua negara (RI dan Singapura) ini menjadi pintu gerbang agar fashion brand Indonesia tampil ke kancah internasional.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Rising Fashion Bekraf Brand Lokal Internasional
























