Bom paling memastikan terjadi di Somalia dengan menggunakan truk yang mengangkut bahan peledak
Nairobi - Human Right Watch mengabarkan, ribuan warga Somalia terlantar akibat pasukan keamanan Somalia telah menghancurkan dan merobohkan sekitar 3.000 permukiman di Mogadishu sejak akhir Desember 2017.
Kantor HRW di Kenya mengatakan bahwa penggusuran tersebut dilakukan sepanjang 29 Desember - 19 Januari. Menurut laporan HRW, sebanyak 2,1 juta warga Somalia mengungsi untuk melarikan diri dari kekeringan dan konflik.Laetitia Bader, seorang peneliti senior Afrika di Human Rights Watch meminta pemerintah Somalia untuk bertanggung jawab atas penggusuran massal permukiman kelompok marjinal di Mogadishu. Dia juga mendesak penyelidikan terperinci yang diikuti langkah konkret untuk memastikan bahwa penggusuran telah berjalan sesuai hukum dan siapa pun yang digusur akan dijamin hidupnya.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
PBB Somalia




























