Bek Manchester United, Harry Maguire (Foto: manutd.com)
London, Jurnas.com - Bek Manchester United, Harry Maguire, mengakui timnya harus segera berbenah setelah kalah 0-3 dari Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, pada Minggu (25/10) malam WIB.
Maguire yang mengenakan ban kapten dalam pertandingan tersebut menyoroti buruknya pertahanan Manchester United, terutama saat menghadapi situasi bola mati.
Menurutnya, gol pertama Bournemouth menjadi titik penting yang seharusnya bisa diantisipasi oleh tim tuan rumah.
Manchester United kebobolan melalui gol Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson. Meski terdapat sejumlah situasi yang kurang menguntungkan dalam proses terjadinya gol, Maguire menilai timnya tidak bisa terus menjadikan faktor tersebut sebagai alasan.
“Anda tidak boleh terpeleset dan memberikan gol seperti itu. Untuk gol ketiga, angin memang memiliki pengaruh besar, tetapi gol pertama adalah yang paling penting,” kata Maguire kepada MUTV dikutip pada Senin (26/10).
Ia secara khusus mengkritik cara Manchester United mengantisipasi bola mati yang berujung pada gol pembuka Bournemouth.
“Kami tidak mampu bertahan menghadapi situasi bola mati yang mendasar. Kami bisa membicarakan Leny Yoro dan Senne Lammens terkait gol kedua dan ketiga, tetapi yang paling penting adalah gol pertama. Pertahanan kami saat menghadapi bola mati sama sekali tidak cukup baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Maguire menilai Manchester United harus menunjukkan kerja keras lebih besar ketika sedang mengalami periode sulit.
“Kami harus berbuat lebih banyak dan terus memperbaiki diri. Kami kehilangan tiga poin saat melawan Leeds pekan lalu akibat situasi bola mati, begitu juga saat menghadapi Hull. Hari ini, gol pertama menjadi yang paling penting. Kami harus berbuat lebih banyak,” ucap Maguire.
Bek berusia 33 tahun itu juga menyoroti pentingnya memperbaiki mentalitas tim menjelang pertandingan berikutnya.
Manchester United dijadwalkan bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge pada pekan depan.
Menurut Maguire, tim membutuhkan satu pekan persiapan yang baik untuk membangun kembali kepercayaan diri dan keyakinan para pemain setelah hasil mengecewakan tersebut.
“Ketika mendapatkan hasil seperti ini, Anda ingin segera bermain lagi. Semoga kami bisa menjalani pekan yang baik, mengubah pola pikir, membangun kembali kepercayaan diri dan keyakinan di dalam tim, lalu bangkit,” katanya.
Maguire tetap menilai peluang Manchester United untuk memperbaiki musim masih terbuka karena kompetisi belum memasuki fase akhir.
Namun, ia menegaskan perubahan harus dilakukan, baik secara individu maupun sebagai sebuah tim.
“Satu-satunya hal positif dari awal musim ini adalah kompetisi masih berada di tahap awal. Masih banyak yang bisa diperjuangkan dan banyak poin yang tersedia. Kami masih bisa menjalani musim yang bagus, tetapi kami harus berkembang dan berbuat lebih banyak, baik sebagai individu maupun sebagai tim,” katanya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Manchester United Harry Maguire AFC Bournemouth Liga Inggris





















