Kamis, 15/10/2026 10:37 WIB

Transformasi RSPP, BP BUMN dan Danantara Siapkan Rp581 Miliar





Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. (Foto: Antara)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama Danantara menyiapkan anggaran sebesar Rp581 miliar untuk merealisasikan proyek percontohan transformasi Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Langkah ini menjadi tonggak awal peningkatan kualitas layanan kesehatan di bawah pengelolaan Indonesia Healthcare Corporation (IHC).

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa proyek ini dirancang agar RSPP bertransformasi menjadi flagship hospital berstandar nasional dan internasional yang membanggakan bangsa.

"Ini jadi Indonesia Hospital. Jadi, jangan tanggung-tanggung. Maunya memang ini flagship-nya kita, kayak orang kalau ke Indonesia itu rumah sakit terbaik. Itu harusnya rumah sakit kita," ujar Dony dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Transformasi menyeluruh ini mencakup peningkatan kualitas pelayanan medis, pembenahan fasilitas fisik maupun digital, penguatan keselamatan pasien, serta peningkatan pengalaman pasien (patient experience). Dari sisi finansial, nilai investasi sebesar Rp581 miliar tersebut juga dialokasikan untuk memperluas kapasitas tempat tidur serta membenahi alur proses pelayanan.

Fokus pada SDM dan Regenerasi Budaya Kerja

Selain infrastruktur fisik dan teknologi, pembaruan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu pilar utama dalam transformasi ini guna mendorong perubahan budaya kerja yang segar di lingkungan rumah sakit.

IHC merencanakan penambahan 40 dokter spesialis dalam dua tahun ke depan, serta 70 dokter spesialis baru pada tahun 2030 mendatang. Perekrutan tenaga profesional baru ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas layanan medis secara signifikan.

"Kita perlu memulai rekrut dokter baru dan juga perawat baru dan pekerja baru. Kami memerlukan darah baru, darah muda, untuk transformasi budaya," tambah Dony.

Target Penyelesaian dan Rangkaian Proyek Lanjutan

Proses konstruksi dan renovasi RSPP dirancang berlangsung selama 24 bulan. Namun, Dony meminta adanya percepatan pelaksanaan agar seluruh proses dapat diselesaikan paling lambat pada pertengahan tahun 2028. Jajaran direksi IHC juga diinstruksikan untuk melibatkan kontraktor profesional yang berpengalaman di bidang pembangunan fasilitas kesehatan guna menjamin kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan.

Ke depannya, keberhasilan transformasi RSPP ini akan dijadikan model acuan (pilot project) dan standar kualitas baru yang akan diterapkan secara bertahap ke 38 rumah sakit lainnya di bawah naungan IHC.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen besar pembenahan layanan kesehatan BUMN yang berorientasi penuh pada mutu medis, keselamatan, dan kepuasan pasien.

KEYWORD :

Danantara Indonesia Dony Oskaria Rumah Sakit Pusat Pertamina




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :