Tanker melintas di Selat Hormuz (Foto: Associated Press)
Dubai, Jurnas.com - Sebuah kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz menjadi korban serangan proyektil yang merusak bagian ruang mesin kapal tersebut, pada Minggu (4/10).
Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengungkapkan bahwa kapal tersebut dihantam oleh proyektil tak dikenal. Meskipun demikian, seluruh awak kapal dilaporkan berada dalam kondisi selamat, serta tidak tercatat adanya dampak lingkungan akibat insiden penyerangan tersebut.
UKMTO juga tidak merinci tanggal pasti terjadinya insiden tersebut, asal maupun tujuan kapal, serta tidak mengungkapkan kapal yang diserang merupakan tanker minyak atau kapal pengangkut gas alam cair (LNG), sebagaimana dikutip dari Arab News.
Diketahui, Iran berupaya untuk memegang kendali atas jalur pelayaran vital tersebut sejak dimulainya perang dengan Amerika Serikat dan Israel.
Teheran secara berulang kali menargetkan kapal-kapal di jalur perairan tersebut yang dituduh melakukan perlintasan tanpa izin. Di sisi lain, Amerika Serikat juga menyerang kapal-kapal yang diduga berusaha menghindari blokade tandingan terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Selat Hormuz, jalur laut yang dilintasi sekitar seperlima dari pasokan minyak dan gas dunia sebelum pecahnya perang, tetap menjadi titik krusial dalam negosiasi yang berlangsung antara Iran dan AS.
Meskipun aksi serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz terus berlanjut, Amerika Serikat dilaporkan tidak lagi melancarkan serangan ke wilayah Iran sejak 1 September.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Blokade Selat Hormuz Kapal Tanker Serangan Proyektil



























