Minggu, 04/10/2026 12:33 WIB

Iran Eksekusi Pria Penembak Polisi Saat Protes Januari





Iran telah mengeksekusi seorang pria yang ditahan selama unjuk rasa pada Januari lalu atas tuduhan menembaki polisi.

Seorang anggota pasukan keamanan Iran berjaga di Teheran pada 31 Maret 2026. (Foto: AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Iran telah mengeksekusi seorang pria yang ditahan selama unjuk rasa pada Januari lalu atas tuduhan menembaki polisi. Hal tersebut diumumkan oleh otoritas peradilan setempat pada Sabtu (3/10).

Pihak peradilan menyebutkan bahwa Siavash Jamshidi Kheirabadi melepaskan sedikitnya tiga tembakan ke arah polisi pada 8 Januari. Ia kemudian ditangkap dua hari berselang dengan barang bukti sebuah pistol di Shahrekord, Iran barat daya.

Siavash juga dituduh menghubungi sejumlah orang secara daring untuk mengatur aktivitas "antikeamanan" dan mencari bayaran demi sebuah "misi". Meski demikian, pihak berwenang tidak mengidentifikasi siapa pihak yang diduga menjadi dalang di baliknya.

Gelombang protes tersebut meletus pada 28 Desember 2025 akibat tekanan ekonomi. Unjuk rasa itu kemudian membesar menjadi demonstrasi luas yang menyerukan diakhirinya pemerintahan ulama di Republik Islam tersebut.

Pemerintah Iran menyalahkan kelompok-kelompok bersenjata serta agen-agen operasi yang didukung oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel atas keterlibatan mereka dalam protes dan sejumlah tindak kekerasan yang terjadi.

Sebelumnya, selama protes berlangsung, Menteri Warisan Budaya Israel Amichai Eliyahu sempat mengakui bahwa Israel memiliki agen-agen operasi di dalam wilayah Iran.

Ia mengatakan tujuan mereka adalah untuk melemahkan kemampuan Iran, meskipun ia secara tegas membantah bahwa mereka bekerja secara langsung untuk menggulingkan kepemimpinan negara tersebut.

KEYWORD :

Demo Iran Penembakan Polisi Siavash Jamshidi Kheirabadi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :