Kamis, 01/10/2026 16:18 WIB

Filipina Kerahkan Kapal dan Pesawat Usir Kapal China





Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengerahkan kapal terbesar dan sebuah pesawat udara, untuk mengusir kapal penelitian China yang beroperasi tanpa izin dekat Taiwan

Bendera nasional ditempatkan di luar ruangan tempat para menteri dari Filipina dan China berbicara di Beijing, Tiongkok, 23 Januari 2017. Foto: Reuters

Manila, Jurnas.com - Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengerahkan kapal terbesar dan sebuah pesawat udara, untuk mengusir kapal penelitian China yang beroperasi tanpa izin di provinsi Batanes bagian utara, dekat Taiwan.

Kapal Penjaga Pantai Filipina sepanjang 97 meter, BRP Teresa Magbanua, dikerahkan bersama pesawat udara untuk menghadang kapal riset berbendera China, JIA HAI KE 7, yang terdeteksi berada sekitar 37 mil laut di sebelah barat laut Pulau Itbayat sejak 28 September.

Juru bicara Penjaga Pantai Filipina untuk isu Laut China Selatan, Jay Tarriela, menyatakan bahwa operasi tersebut berhasil mengganggu kegiatan penelitian ilmiah kelautan tanpa izin kapal China tersebut, dan memaksa mereka meninggalkan posisi bertahan.

Selama operasi, BRP Teresa Magbanua mendekat hingga jarak kurang dari 100 yard dari JIA HAI KE 7 dan menurunkan perahu karet yang mengelilingi kapal riset tersebut berulang kali, sembari menyampaikan peringatan melalui radio.

Meskipun kapal riset China berulang kali melakukan manuver untuk menghindar, kapal Penjaga Pantai China kemudian tiba di lokasi untuk melindungi kapal survei itu, serta menyampaikan peringatan radio balasan kepada pihak Filipina.

Keterlibatan kapal Penjaga Pantai China dinilai sangat signifikan oleh pihak Filipina, mengingat JIA HAI KE 7 merupakan kapal milik swasta, sehingga memicu pertanyaan mengenai keterkaitannya dengan pemerintah Beijing serta tujuan pengumpulan data di dekat koridor kabel bawah laut di lepas pantai Batanes dan Selat Luzon.

Penjaga Pantai Filipina mengonfirmasi bahwa operasi pemantauan masih terus berlangsung, guna memastikan kapal China tersebut sepenuhnya keluar dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina, sementara Kedutaan Besar China di Manila belum memberikan tanggapan atas insiden ini.

KEYWORD :

Kapal Riset China Polemik China Filipina Kapal Penjaga Pantai Filipina




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :