Senin, 28/09/2026 16:29 WIB

Inggris Selidiki Keterkaitan Iran dalam Insiden RAF Fairford





Kepolisian anti-teror Inggris sedang menyelidiki kemungkinan adanya keterkaitan dengan Iran terhadap insiden RAF Fairford.

Kompleks parlemen Britania Raya, Palace of Westminister, di Inggris (Foto: AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Kepolisian anti-teror Inggris sedang menyelidiki kemungkinan adanya keterkaitan dengan Iran terhadap sejumlah orang yang ditahan atas insiden di dekat Pangkalan Udara Kerajaan Inggris (RAF) Fairford.

Meski demikian, belum ada bukti yang menunjukkan hubungan tersebut, menurut laporan Sky News dengan mengutip sumbernya.

Sebelumnya, kepolisian Inggris mengumumkan penangkapan lima orang yang diduga melakukan pelanggaran berdasarkan Undang-Undang Bahan Peledak. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa kelima orang tersebut telah diselidiki oleh badan intelijen AS.

Menurut lembaga penyiaran tersebut, penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah Iran terkait dengan dugaan rencana yang melibatkan pangkalan udara tersebut, yang menjadi lokasi pangkalan pesawat pengebom AS.

Namun, Sky News tidak memberikan rincian tentang dasar dugaan keterkaitan tersebut.

Fairford merupakan satu-satunya pangkalan di Eropa yang digunakan oleh pesawat pengebom strategis AS. Pangkalan tersebut pernah menjadi titik peluncuran misi pengeboman terhadap Irak dan Yugoslavia.

Pada Maret, otoritas Inggris mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan tersebut untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Inggris menegaskan bahwa pesawat AS hanya dapat menggunakan pangkalan itu untuk operasi yang bersifat "defensif."

Sebelumnya, aksi protes terhadap agresi AS juga telah berlangsung di sekitar pangkalan tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

KEYWORD :

Konflik Timur Tengah Kepolisian Inggris RAF Fairford




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :