Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini. (Foto: DOk. DPR.GO.ID)
Trenggalek, Jurnas.com - Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan ditunjukkan Anggota DPR RI Novita Hardini, bersama Relawan Kawulo Alit PDI Perjuangan dengan menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Ngulan Etan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.
Aksi tersebut menjadi respons cepat atas kesulitan warga mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Armada tangki air bersih didistribusikan ke sejumlah titik permukiman yang terdampak kekeringan. Puluhan warga menyambut bantuan tersebut dengan membawa jeriken dan tempat penampungan air.
Bagi masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air, distribusi tersebut menjadi bantuan langsung untuk memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.
Novita menegaskan, air bersih merupakan kebutuhan primer yang tidak boleh menjadi kemewahan bagi masyarakat, terlebih ketika kekeringan membuat akses warga semakin terbatas.
“Air bersih adalah kebutuhan primer. Ketika warga kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, kita tidak boleh tinggal diam. Gotong royong dan respons cepat harus dilakukan,” ujar Novita.
Menurutnya, penanganan krisis air bersih membutuhkan kehadiran negara sekaligus kekuatan masyarakat di tingkat akar rumput. Ia mengapresiasi Relawan Kawulo Alit PDI Perjuangan yang bergerak memetakan kebutuhan warga sehingga bantuan dapat diarahkan ke titik yang paling membutuhkan.
Advokat Usul BPA Dikelola Gabungan Lembaga
Sementara itu, Relawan Novita Hardini Peduli menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya menghadapi situasi darurat seperti kekeringan.
Kolaborasi antara wakil rakyat dan relawan di lapangan dinilai penting agar respons kemanusiaan tidak berhenti pada kepedulian, tetapi diwujudkan dalam bantuan yang cepat dan tepat sasaran.
Pemerintah desa dan warga Ngulan Etan menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Kehadiran air bersih dinilai membantu meringankan beban masyarakat yang harus memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah keterbatasan sumber air selama musim kemarau.
Novita memastikan aksi kemanusiaan tersebut tidak berhenti di Ngulan Etan. Sejumlah wilayah lain yang teridentifikasi mengalami krisis air bersih akan menjadi perhatian untuk penyaluran berikutnya.
“Kita ingin memastikan tidak ada warga yang merasa menghadapi kekeringan sendirian. Ketika rakyat membutuhkan, gotong royong harus hadir dan negara harus ikut memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” kata Novita.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Novita Hardini Kawulo Alit Air Bersih























