Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel (Foto: talkSPORT)
London, Jurnas.com - Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan penyesalan nyelenehnya usai skuad The Three Lions mengunci kemenangan dramatis atas tuan rumah Meksiko di ajang Piala Dunia.
Mantan manajer Chelsea itu mengaku menyesal karena tidak sempat mencicipi rumput dari lapangan Stadion Azteca, untuk mengabadikan momen bersejarah tersebut.
Kemenangan 3-2 Inggris atas Meksiko pada Juli lalu menjadi salah satu laga paling mendebarkan di sepanjang turnamen. Dua gol Jude Bellingham dan penalti Harry Kane memastikan kemenangan Inggris yang harus bermain dengan 10 orang.
Kemenangan ini juga terasa kian impresif mengingat laga berlangsung di ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut.
"Saya mengirim pesan singkat kepada seorang teman setelah pertandingan. Saya menulis: Saya menyesal tidak memakan rumput setelah pertandingan, agar bisa menyimpan sesuatu dari momen ini di dalam tubuh saya selamanya. Itulah rasanya. Itu adalah momen yang sangat spesial," ungkap Tuchel, dalam program `Reflections: England’s World Cup Journey`, dikutip dari talkSPORT pada Rabu (16/9).
Selain kenangan emosional tersebut, Tuchel juga menyoroti kebersamaan erat yang ditunjukkan oleh para pemainnya. Salah satu momen paling berkesan baginya terjadi ketika Jordan Henderson mengalami cedera patah tulang pergelangan tangan usai terjatuh di atas papan iklannya.
"Dalam sekejap seluruh pemain berada di sana, menghentikan selebrasi, membuat perlindungan untuk menjaga Jordan, dan tidak pergi ke mana-mana dengan empati penuh. Itu sangat spesial," lanjut juru taktik asal Jerman berusia 53 tahun tersebut.
Kendati sempat diterpa kritik tajam akibat pendekatan taktis pasif yang berujung kekalahan 1-2 dari Argentina di babak semifinal, Tuchel menegaskan bahwa pencapaian timnya di Piala Dunia menjadi fondasi kuat menyongsong Euro 2028.
Inggris menutup turnamen di Amerika Serikat dengan mencatatkan delapan kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dari 10 laga, sebelum akhirnya menyegel peringkat ketiga usai menundukkan Prancis di Miami.
"Target kami adalah membuktikan diri dan melangkah dengan keberanian serta positif menuju tantangan berikutnya. Targetnya adalah membangun apa yang sudah kami capai dari 10 laga di AS untuk menghadapi Euro," kata Tuchel.
Tuchel kini mengalihkan fokus penuh untuk memimpin Inggris di ajang Liga Bangsa-Bangsa UEFA. The Three Lions dijadwalkan menjamu juara dunia Spanyol di Stadion Wembley pada Sabtu, 26 September, sebelum melakoni laga tandang melawan Ceko dan Kroasia.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Thomas Tuchel Timnas Inggris Piala Dunia 2026 Stadion Azteca




















