Rabu, 16/09/2026 15:49 WIB

Israel Siapkan Perang Babat Habis Warga Palestina di Gaza





Katz mengklaim bahwa sekitar 70 persen wilayah Jalur Gaza telah dikosongkan dari penduduknya sejak operasi militer diluncurkan pascaserangan Hamas

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz (Foto via REUTERS)

Tel Aviv, Jurnas.com - Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, tidak menampik bahwa kembali meletusnya perang berskala penuh di Jalur Gaza serta pemindahan sekitar dua juta warga Palestina hanyalah masalah waktu.

Pernyataan ini disampaikan pada Rabu (16/9), sebagai tanggapan atas kritik dari pesaing politik sayap kanan menjelang pemilu pada 27 Oktober mendatang.

Katz mengklaim bahwa sekitar 70 persen wilayah Jalur Gaza telah dikosongkan dari penduduknya sejak operasi militer diluncurkan pascaserangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Dia menilai gencatan senjata yang diumumkan Presiden AS Donald Trump pada Oktober 2025 memiliki nilai penting, karena memulihkan sandera yang tersisa serta memastikan komitmen Amerika Serikat untuk melucuti senjata Hamas.

"Kita semua memahami bahwa hal itu tidak akan terjadi, dan IDF siap, begitu diberikan arahan untuk memusnahkan Hamas, untuk menyelesaikan pekerjaan ini sehingga kita juga dapat menerapkan rencana migrasi," ujar Katz dikutip dari AFP.

Pada awal September, Katz menyebutkan bahwa Israel siap memindahkan warga Palestina dari Gaza melalui jalur laut dan darat, namun masih menunggu langkah AS yang sedang membahas lokasi tujuan pemindahan dua juta warga tersebut.

Kendati demikian, klaim mengenai skema pemindahan tersebut dibantah oleh pihak diplomatik Amerika Serikat. Duta Besar AS Mike Huckabee secara tegas menolak adanya rencana untuk memindahkan warga dari Gaza di luar kehendak mereka.

Gencatan senjata yang diumumkan Presiden AS Donald Trump pada Oktober 2025 memang sempat menurunkan eskalasi pertempuran secara signifikan dan mengembalikan sisa sandera.

Namun, bentrokan sporadis masih terus terjadi, ketika Kementerian Kesehatan Gaza mencatat 1.375 warga Palestina tewas sejak kesepakatan tersebut berlaku.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menegaskan penolakannya terhadap tahap terbaru dari kerangka perdamaian, dan menolak penarikan pasukan militer dari Gaza sampai Hamas memverifikasi pelucutan seluruh senjatanya secara menyeluruh.

KEYWORD :

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz Genosida Gaza




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :