Ilustrasi peluncuran rudal balistik Iran (Foto: AP Photo)
Jakarta, Jurnas.com - Perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran tercatat telah menelan biaya sekitar 38,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp673,8 triliun bagi Pentagon hingga 1 Agustus lalu.
Berdasarkan laporan terbaru dari Kantor Anggaran Kongres (CBO), tagihan operasi militer tersebut diproyeksikan masih akan terus membengkak.
CBO menyebutkan bahwa perpanjangan satu bulan pertempuran dapat menguras tambahan anggaran sebesar 2 hingga 3 miliar dolar AS, bergantung pada tingkat intensitas operasi di lapangan.
Pengeluaran terbesar militer AS saat ini tersedot untuk kebutuhan amunisi. Washington dilaporkan telah menghabiskan sekitar 21,7 miliar dolar AS guna mengganti amunisi yang telah ditembakkan.
Angka tersebut mencakup 13,1 miliar dolar AS khusus untuk sistem pencegat pertahanan rudal yang dikerahkan demi menangkal rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) milik Iran.
Laporan yang sama memperkirakan AS kemungkinan telah menghabiskan "antara setengah hingga dua pertiga" dari total persediaan pencegat pertahanan rudalnya sejak Juni 2025. Eskalasi konflik dengan Iran membuat ketersediaan stok tersebut kian menipis.
CBO memperingatkan bahwa upaya untuk membangun kembali persediaan tersebut akan memakan waktu setidaknya lima tahun, bahkan jika kapasitas produksi ditingkatkan.
Lebih lanjut, perlawanan Iran juga memicu kerugian peralatan militer yang cukup masif di pihak AS. CBO menaksir nilai kerugian pertempuran mencapai sekitar 1,9 miliar dolar AS, termasuk hancurnya sistem radar THAAD senilai 500 juta dolar AS, serta sejumlah pesawat terbang dan drone.
Dampak perang ini tidak hanya dirasakan di medan tempur, tetapi juga memukul telak perekonomian warga Amerika.
Konflik tersebut telah memicu lonjakan harga minyak, bensin, dan solar, yang secara langsung memperparah tingkat inflasi. Tingginya biaya energi pada akhirnya memberikan efek domino terhadap perlambatan perekonomian AS secara lebih luas.
Sumber: Sputnik
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang Iran Iran AS Anggaran AS



























