UNICEF membuka sekolah darurat di Yaman yang terdampak konflik (Foto: Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Lebih dari 137.000 anak usia sekolah di Yaman menghadapi gangguan serius terhadap pendidikan akibat kembali meningkatnya pertempuran di sejumlah wilayah negara tersebut.
UNICEF menyebut konflik terbaru memaksa keluarga meninggalkan rumah sekaligus mengancam keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak.
Badan PBB untuk anak-anak itu mengatakan tim responsnya telah menyiapkan 20 ruang ramah anak dan ruang kelas sementara di wilayah terdampak. UNICEF juga menyediakan layanan perlindungan untuk membantu anak-anak yang terkena dampak konflik.
“Anak-anak seharusnya tidak kehilangan masa depan mereka karena konflik,” sebut UNICEF.
UNICEF sebelumnya melaporkan bahwa pertempuran kembali meningkat di Provinsi Taiz bagian barat dan sejumlah distrik di sepanjang pesisir barat Yaman. Kekerasan tersebut memaksa keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka.
Bersama UN Population Fund (UNFPA) dan World Food Programme (WFP), UNICEF juga memberikan bantuan darurat kepada lebih dari 14.000 orang yang baru mengungsi akibat konflik.
Peningkatan pertempuran terjadi antara pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan kelompok Houthi. Konfrontasi kedua pihak kembali meningkat sejak awal Juli setelah kawasan tersebut mengalami periode relatif tenang selama beberapa tahun.
Gangguan terhadap pendidikan menjadi salah satu dampak yang harus dihadapi anak-anak di tengah situasi tersebut. Ketika keluarga terpaksa berpindah akibat pertempuran, akses anak terhadap sekolah dan layanan perlindungan ikut terganggu.
Konflik Yaman sendiri telah berlangsung sejak kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi pada 2014. Pada 2015, koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi melakukan intervensi untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. (*)
Sumber: Anadolu
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Konflik Yaman Kegiatan Belajar Mengajar UNICEF Yaman Sekolah Darurat

























