Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Anadolu)
Washington, Jurnas.com - Pemerintahan Presiden Donald Trump mengalokasikan dana lebih dari USD$206 juta atau sekitar Rp3,66 triliun untuk mendanai rencana pembentukan pasukan penjaga perdamaian di Gaza.
Langkah ini menjadi pengucuran dana signifikan pertama bagi rencana rekonstruksi wilayah kantong yang hancur akibat perang tersebut.
Berdasarkan dua dokumen pemberitahuan tertanggal 30 Juli yang dilaporkan Reuters pada Kamis (20/8), Kementerian Luar Negeri AS menginformasikan kepada Kongres bahwa pihaknya menyalurkan 200 juta dolar AS untuk biaya operasional, kendaraan, infrastruktur, dan peralatan International Stabilization Force (ISF).
Trump Teken Kesepakatan Pelucutan Senjata Hamas
Selain itu, dana tambahan sebesar 6,3 juta dolar AS dialokasikan untuk mengalihkan peruntukan kendaraan lapis baja AS guna mendukung pasukan tersebut.
Dokumen pemberitahuan yang ditujukan kepada komite anggaran dan urusan luar negeri di Kongres AS tersebut menandai pengeluaran konkret pertama AS untuk pasukan perdamaian.
"ISF akan memimpin operasi keamanan, mendukung demiliterisasi secara menyeluruh, serta memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan dan material rekonstruksi secara aman ke Gaza," bunyi salah satu poin dalam pemberitahuan tersebut.
Trump sebelumnya membentuk Dewan Perdamaian (Board of Peace) untuk mengawasi pengerjaan rencana penghentian perang dan pembangunan kembali Gaza.
Rencana perdamaian yang diusung Trump memproyeksikan pengerahan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza untuk mengamankan wilayah setelah penarikan mundur pasukan Israel, melatih kepolisian baru Palestina, serta mengawal distribusi bantuan.
Sebagian besar wilayah Gaza hancur pascaserangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 dan perang yang berlangsung selama dua tahun setelahnya.
Namun, sejak pengumuman kesepakatan pada akhir Juli, upaya pemulihan mengalami kemandekkan karena Israel dan Hamas saling menolak untuk memenuhi persyaratan awal.
Utusan khusus Trump sekaligus menantunya, Jared Kushner, menggelar pertemuan dengan pejabat Hamas pada akhir pekan lalu dan para pemimpin Israel pada Senin lalu di Yerusalem, namun belum membuahkan terobosan.
Sejauh ini, lima negara telah menyatakan komitmennya untuk menyumbang pasukan ke dalam ISF, yaitu Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania. Sementara itu, Mesir dan Yordania berkomitmen untuk melatih kepolisian Palestina.
Dokumen pemberitahuan kedua bernilai 6,3 juta dolar AS menjelaskan bahwa AS mengalihkan sembilan kendaraan pengangkut personel lapis baja yang awalnya ditujukan untuk Nepal guna mendukung ISF, dengan Albania dan Kosovo sebagai penerima awal peralatan tersebut.
Meskipun kesepakatan gencatan senjata berhasil menurunkan intensitas kekerasan, serangan balasan dan korban jiwa masih terus berjatuhan. Pejabat kesehatan Gaza dan militer Israel mencatat lebih dari 1,200 warga Palestina dan empat tentara Israel tewas di Gaza sejak gencatan senjata disepakati pada Oktober lalu.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Dana Pasukan Gaza Dewan Perdamaian Rekonstruksi Wilayah Gaza BoP Trump























