Jum'at, 10/07/2026 15:44 WIB

Legislator PKS: Peluncuran B50 Momentum Kedaulatan Energi Nasional





Peluncuran B50 merupakan momentum penting dalam perjalanan menuju kedaulatan energi nasional.

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Junaidi Auly. (Foto: Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi XII DPR RI Junaidi Auly menyambut positif peluncuran Program Mandatori Biodiesel 50 persen (B50) oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kedaulatan energi nasional melalui optimalisasi sumber daya dalam negeri.

Junaidi mengatakan, peluncuran B50 mencerminkan komitmen pemerintah dalam memanfaatkan potensi energi domestik di tengah dinamika geopolitik global dan fluktuasi harga energi dunia.

“Peluncuran B50 merupakan momentum penting dalam perjalanan menuju kedaulatan energi nasional. Ini patut diapresiasi karena menunjukkan keberanian memanfaatkan sumber daya dalam negeri sebagai fondasi memperkuat ketahanan energi Indonesia,” kata Junaidi dalam keterangannya, Jumat (10/7).

Meski demikian, dia mengingatkan bahwa implementasi program B50 harus terus dievaluasi agar berjalan optimal.

Pemerintah, kata dia, perlu memastikan seluruh rantai pelaksanaan, mulai dari ketersediaan bahan baku hingga kesiapan sektor pengguna, dapat berjalan dengan baik.

Menurut Junaidi, keberhasilan program B50 tidak hanya diukur dari peluncurannya, tetapi juga dari dampak nyata terhadap perekonomian nasional.

Di antaranya, penurunan impor solar secara berkelanjutan, meningkatnya daya saing industri nasional, membaiknya kesejahteraan petani sawit, serta terciptanya sistem energi yang lebih efisien dan andal bagi masyarakat.

Ia juga menilai momentum peluncuran B50 harus dimanfaatkan untuk memperkuat penguasaan teknologi energi nasional. Karena itu, pemerintah didorong terus mengembangkan riset, inovasi, rekayasa mesin, serta industri pendukung agar Indonesia mampu menghasilkan teknologi energi yang semakin kompetitif.

Junaidi menegaskan, Komisi XII DPR RI siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah guna memastikan program B50 menjadi fondasi bagi terwujudnya kemandirian energi nasional.

“Ketika manfaatnya dirasakan oleh masyarakat, industri semakin kuat, petani semakin sejahtera, dan ketergantungan terhadap energi impor terus berkurang, saat itulah B50 akan tercatat sebagai tonggak penting dalam transformasi energi nasional,” demikian Politikus PKS ini.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Program Mandatori B50 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7). Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi XII Junaidi Auly program B50 kedaulatan energi Prabowo Subianto




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :