Senin, 25/05/2026 20:13 WIB

Niat Puasa Arafah dan Qadha Puasa Ramadan, Bolehkah Digabung?





bolehkan niat puasa Arafah digabung dengan niat puasa qadha, khususnya utang puasa Ramadan?

Ilustrasi - Niat Puasa Arafah 2026 dan Qadha Puasa Ramadan, Bolehkah Digabung? (Foto: Pexels/hello aesthe)

Jakarta, Jurnas.com - Hari Arafah yang tahun ini jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026 atau 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah menjadi salah satu momen paling istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada hari inilah kaum Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah, doa, dzikir, hingga menjalankan puasa Arafah yang memiliki keutamaan luar biasa.

Puasa Arafah bahkan disebut sebagai salah satu amalan sunnah paling besar pahalanya. Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.” (HR Muslim no. 1162)

Namun, muncul satu pertanyaan yang kerap menjadi perdebatan menjelang Hari Arafah: bagaimana jika seseorang masih memiliki utang puasa Ramadan? Apakah tetap boleh puasa Arafah? Ataukah harus mendahulukan qadha puasa? Atau bolehkan niat puasa Arafah digabung dengan niat puasa qadha, khususnya utang puasa Ramadan? Berikut adalah ulasannya yang dikutip dari berbagai sumber.

Dalam kajian fikih, persoalan ini memang memiliki beberapa pandangan. Sebagian ulama dari mazhab Syafi’i dan Hanbali menilai bahwa ibadah wajib sebaiknya didahulukan daripada ibadah sunnah.

Artinya, jika seseorang masih memiliki utang puasa Ramadan, maka lebih utama baginya untuk meniatkan puasa qadha dibanding puasa sunnah Arafah. Pendapat ini berangkat dari kaidah fikih:

“Tidak mendahulukan ibadah sunnah di atas ibadah wajib.”

Pandangan tersebut menekankan pentingnya menyelesaikan kewajiban terlebih dahulu sebelum mengejar amalan sunnah.

Namun, pendapat berbeda datang dari mazhab Hanafi dan sebagian ulama Malikiyah. Mereka membolehkan seseorang tetap menjalankan puasa Arafah meski masih memiliki utang puasa Ramadan, selama waktu untuk mengganti puasanya masih panjang sebelum datang Ramadan berikutnya.

Bolehkah niat puasa Arafah digabung dengan qadha Ramadan? Di tengah perbedaan pandangan itu, sebagian ulama kontemporer menawarkan jalan tengah yang dinilai lebih memudahkan umat, yakni menggabungkan niat puasa qadha Ramadan dengan puasa sunnah Arafah.

Dikutip dari laman Nahdlaul Ulama, pendapat ini juga dijelaskan oleh Ustaz Alhafiz Kurniawan, Wakil Sekretaris LBM PBNU. Dalam penjelasannya, qadha puasa tetap dianggap sah meski dilakukan bersamaan dengan niat puasa Arafah.

“Qadha puasa Ramadannya tetap sah. Sedangkan ia sendiri tetap mendapatkan keutamaan yang didapat oleh mereka yang berpuasa dengan niat puasa sunnah Arafah,” tulisnya.

Artinya, seseorang tetap dapat mengganti utang puasanya sekaligus berharap memperoleh keutamaan puasa Arafah dalam satu amalan.

Meski demikian, para ulama tetap menganjurkan agar umat Islam yang memiliki utang puasa Ramadan segera mengqadhanya terlebih dahulu. Setelah kewajiban selesai, barulah memperbanyak ibadah sunnah agar lebih tertib dan sempurna.

Niat Qadha Puasa Ramadan

Berikut bacaan niat qadha puasa Ramadan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhaa’i fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
“Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadan esok hari karena Allah SWT.”

Niat Puasa Arafah

Sedangkan niat puasa Arafah adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
“Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Bagi Muslim yang belum sempat mengganti utang puasa Ramadan, menggabungkan niat qadha dan puasa Arafah bisa menjadi solusi yang lebih ringan tanpa menghilangkan nilai ibadahnya.

Yang terpenting, niat dilakukan dengan jelas dan tetap mengutamakan kewajiban. Pendekatan ini sekaligus menunjukkan bahwa fikih Islam memiliki ruang kemudahan dan maslahat bagi umat, terutama dalam menjalankan ibadah di momen istimewa seperti Hari Arafah. (*)

Wallohu`alam

KEYWORD :

Puasa Arafah Puasa Qadha Ramadan Bulan Dzulhijjah Amalan Dzulhijjah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :