Peluncuran Buku Saku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat bagi Guru PAUD dan Pendidik Pendidikan Nonformal (PNF), serta Album Lagu Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (KICAU) (Foto: Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) meluncurkan Buku Saku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) bagi Guru PAUD dan Pendidik Pendidikan Nonformal (PNF), serta Album Lagu Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (KICAU).
Kegiatan ini berlangsung di TK Negeri Pembina Tingkat Nasional, Jakarta, Selasa (28/4).
Peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen Kemendikdasmen dalam memperkuat karakter anak sejak usia dini sekaligus mendukung pelaksanaan Gerakan Numerasi Nasional (GNN) melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu’ti mengatakan bahwa Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang telah memasuki tahun kedua menjadi pembiasaan strategis dalam membentuk karakter anak sejak dini.
Dengan kehadiran Buku Saku 7 KAIH ini, ia berharap dapat menjadi panduan praktis bagi guru dalam menerapkan kebiasaan tersebut secara konkret dan aplikatif di lapangan.
Lagu KICAU juga bermanfaat sebagai media pembelajaran. Menurut Masmidah, lagu tersebut bisa menjadi media pembelajaran yang inspiratif dan menyenangkan dalam membentuk karakter anak.
Lagu-lagu tersebut tidak hanya mengandung unsur numerasi, tetapi juga sarat nilai karakter yang mudah dipahami dan ditiru oleh anak-anak melalui pembiasaan yang berkelanjutan.
“Jika seluruh elemen pendidikan berkomitmen dan melaksanakan program ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, maka kita akan melihat dampak besar dalam pembentukan karakter anak-anak Indonesia,” kata Penasihat DWP Kemendikdasmen.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak di masa depan.
Ia menilai, guru PAUD dan pendidik PNF memiliki peran strategis untuk mengajarkan nilai positif dan menjadi teladan dalam menerapkan kebiasaan baik kepada anak-anak sejak dini.
“Sejalan dengan visi Kemendikdasmen untuk menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, Ditjen GTK terus menghadirkan berbagai upaya penguatan kompetensi guru dan pendidik agar mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter anak,” jelas Dirjen Nunuk.
Salah satu bentuk penguatan materi pembelajaran adalah melalui Buku Saku 7 KAIH. Buku ini terbagi ke dalam dua seri yaitu untuk Guru PAUD dan Pendidik PNF.
Buku ini memuat panduan praktis untuk menanamkan tujuh kebiasaan utama, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Tujuh kebiasaan ini dirancang untuk membentuk karakter anak yang disiplin, mandiri, sehat, dan berdaya saing.
Selain itu, Kemendikdasmen juga memperkenalkan Album Lagu KICAU yang berisi 40 lagu anak hasil karya guru-guru terpilih dari seluruh Indonesia. Lagu-lagu ini dirancang sesuai dengan tahap perkembangan anak dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan di kelas.
Melalui Buku Saku 7 KAIH dan Lagu KICAU, Kemendikdasmen berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kebiasaan baik anak sejak dini.
“Kami berharap Buku Saku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Lagu KICAU dapat menjadi teman belajar dan teman mengajar bagi Guru PAUD dan Pendidik PNF di seluruh Indonesia,” ujar Dirjen Nunuk.
Sementara itu, Guru TK Negeri Pembina, Khairun Nisa, menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran Buku Saku 7 KAIH dan Lagu KICAU.
Menurutnya, kehadiran Buku Saku ini akan memberikan panduan yang lebih sistematis bagi guru dan orang tua dalam menanamkan kebiasaan baik secara konsisten. Lagu KICAU, menurutnya, sederhana namun sarat makna dan mudah diterima oleh anak-anak.
“Selama ini kami bekerja sama dengan orang tua dalam mengimplementasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan memantau pelaksanaannya melalui jurnal harian. Lagu KICAU juga telah kami manfaatkan dalam pembelajaran, sehingga anak-anak semakin familiar dan antusias menerapkan kebiasaan baik,” ujarnya.
“Harapannya program ini dapat diimplementasikan secara luas oleh anak Indonesia, dan tentu saja dengan dukungan dari sekolah dan keluarga,” lanjut Khairun Nisa.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ditjen GTK Kemdikdasmen RI 7 KAIH Masmidah Abdul Mu`ti




















