Selasa, 28/07/2026 19:58 WIB

Dongrak Mutu Lulusan, UT Ubah Komposisi Ujian Akhir





Universitas Terbuka melakukan perubahan dalam komposisi ujian akhir semester, guna meningkatkan kualitas dan mutu lulusan, serta sebagai bentuk transformasi

Wisuda Universitas Terbuka dihadiri oleh 1.773 wisudawan dari Wilayah 3 (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Universitas Terbuka (UT) melakukan perubahan dalam komposisi ujian akhir semester (UAS), guna meningkatkan kualitas dan mutu lulusan, serta sebagai bentuk transformasi UT sebagai perguruan tinggi jarak jauh yang terbuka, fleksibel, dan adaptif terhadap perubahan digital.

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, mengatakan apabila sebelumnya UT mengusung komposisi 80 persen paper and pencil based-test dan 20 persen ujian online, maka dalam perubahan terbaru persentasi tersebut menjadi 80 persen ujian online, lalu maksimum 20 persen paper and pencil based-test.

"Ini sebagai bentuk bahwa kita sungguh-sungguh menjadikan digital learning sebagai platform penting dalam pembelajaran di UT," kata Prof. Ali dalam wisuda Universitas Terbuka Tahun Akademik 2025/2026 Genap Wilayah 3, di Gedung UTCC, Kampus UT Pusat, Tangerang Selatan, Banten pada Selasa (28/7).

Kendati melakukan transformasi, lanjut Prof. Ali, Universitas Terbuka tidak lantas meninggalkan seluruh sistem pendidikan jarak jauh yang telah diterapkan sebelumnya, mengingat beragamnya latar belakang mahasiswa, profil daerah, hingga keterjangkauan teknologi digital.

"Karena itu UT menyelenggarakan pendidikan jarak jauh dari yang paling tradisional hingga paling modern," ujar Prof. Ali.

Wisuda Universitas Terbuka Tahun Akademik 2025/2026 Genap Wilayah 3 bertajuk `Mencetak Generasi yang Inovatif, Berintegritas, dan Mendunia` ini diikuti oleh 1.773 wisudawan. Kegiatan tersebut juga menghadirkan kisah inspiratif dari sejumlah wisudawan, yang berhasil lulus setelah melewati perjuangan berat.

UT bersama Ikatan Alumni Universitas Terbuka Pusat juga memberikan penghargaan kepada beberapa wisudawan yang menunjukkan ketangguhan luar biasa, selama menjalani proses belajar.

Salah satunya Naufal Ammar Andinar, lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi UT Semarang. Dia diganjar Wisudawan Berdedikasi kategori penyandang disabilitas tunadaksa, atas kegigihannya menuntaskan pendidikan, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan tidak menghalangin seseorang untuk terus berprestasi.

"Wisuda ini menjadi petanda penutup semester sebelumnya, dan menyiapkan untuk semester baru yang Insya Allah akan diterima cukup banyak mahasiswa, yang tidak berkesempatan menikmati pendidikan tatap muka. Sehingga menjadikan UT sebagai pilihan cerdas untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi, dan pada akhirnya meningkatkan kapabilitas SDM Indonesia," tutup Rektor UT.

KEYWORD :

Universitas Terbuka Ujian Akhir UT Ali Muktiyanto




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :