Marwan Jafar
Grobogan - Kemiskinan masih menjadi persoalan utama di Provinsi Jawa Tengah. Jumlah penduduk miskin di Jateng menempati peringkat tertinggi kedua di Indonesia setelah Jawa Timur (Jatim), yakni 4.493.750 jiwa.
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu Partai Kebangkitan Bangsa ( LPP PKB) Marwan Jafar mengungkapkan bahwa masih tingginya angka kemiskinan di Jateng membuktikan provinsi yang memiliki luas wilayah 32.548 km², atau sekitar 28, 94% dari luas pulau Jawa tersebut masih memiliki kesenjangan sosial yang sangat tinggi."Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), BPS menyebut jumlah penduduk miskin di Jateng sebanyak 4.493.750 jiwa di bawah Jawa Timur sebanyak 4.638.530 jiwa tetapi di atas Jawa Barat 4.168.110 jiwa. Jadi separuh dari jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 27.764.320 jiwa itu ada di Pulau Jawa," ujar Marwan Jafar dalam acara pertemuan DPC PKB dan PCNU di Grobogan, Jawa Tengah, Senin (24/4).Baca juga :
Setujui RUU PPSK, Fraksi PKB: Momentum Strategis Menata Fondasi Sektor Keuangan Nasional
Menteri desa pertama di Indonesia ini menyebutkan bahwa tingginya angka kemiskinan yang mencapai 13,19% tersebut tidak bisa dilepaskan dari kinerja pemerintah provinsi yang tidak mampu mengangkat potensi wilayah di desa.
Setujui RUU PPSK, Fraksi PKB: Momentum Strategis Menata Fondasi Sektor Keuangan Nasional
Baca juga :
Pimpinan Baleg Beber Alasan Pembatalan Kewenangan Menilai Penyelenggara Negara di RUU BPIP
Pimpinan Baleg Beber Alasan Pembatalan Kewenangan Menilai Penyelenggara Negara di RUU BPIP
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Marwan Jafar PKB Jawa Tengah

























