Penyerang sayap MU, Jadon Sancho (Foto: Goal)
London, Jurnas.com - Manchester United (MU) meyakini perlakuan klub kepada Jadon Sancho saat ini sesuai dengan aturan FIFA, meski ada aturan yang melarang pemain berlatih sendirian.
Sancho kini diisolasi pasca berselisih dengan pelatih Erik ten Hag, yang menjadikannya sebagai kambing hitam atas kekalahan Setan Merah dari Arsenal beberapa waktu lalu. Tidak terima, Sancho membalas Ten Hag di media sosialnya.
Akibat perselisihan itu, Sancho dilarang memasuki area tim utama manapun di pusat pelatihan Carrington. Walhasil, mantan bintang Borussia Dortmund itu berlatih dan makan bersama dengan para pemain akademi.
Dengan alasan pemain Inggris itu menolak meminta maaf kepada Ten Hag, MU masih membekukannya di klub. Muncul rumor Sancho akan dijual pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Dikutip dari Goal, perlakuan MU ke Sancho tak sepenuhnya dapat dibenarkan. Pasalnya, menurut aturan FIFA, meminta pemain berlatih sendiri dapat membuat tim dinyatakan bersalah karena terlibat dalam perilaku kasar.
Bos MU Beri Tenggat Waktu jika Amorim Ingin Aman
"Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA) memahami bahwa ada argumen undang-undang ketenagakerjaan Inggris yang menyebut perlakuan tersebut melanggar hukum," demikian bunyi laporan itu.
Jika situasi ini terus berlarut, maka Sancho tampaknya telah memainkan pertandingan terakhirnya untuk klub. Sebab, masa depannya di Old Trafford semakin suram mengingat Ten Hag bersikukuh membuangnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Jadon Sancho Manchester United Aturan FIFA




























