Jum'at, 17/04/2026 08:32 WIB

Elektabilitas Prabowo Terus Meroket di Survei, Kader Gerindra Tetap Kerja Keras





Dasco menegaskan kader Gerindra tidak akan terlena dengan hasil survei. Para kader telah diperintahkan untuk bekerja keras memenangkan Prabowo.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Partai Gerindra tak akan berpuas diri dengan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di posisi teratas. Sebaliknya, hasil tersebut akan dijadikan agar Partai Gerindra bisa bekerja lebih keras.

"Itu menjadi sebuah lecutan bagi kami sebagai pengusung Prabowo tentunya Gerindra untuk bekerja lebih keras," kata Ketua Harian DPP Gerindra Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/4).

Wakil Ketua DPR RI ini melanjutkan, kerja keras dari kader Gerindra tetap dibutuhkan lantaran hasil survei bersifat fluktuaktif. Survei tak menentukan seseorang memenangkan Pilpres 2024.

"Menyikapi survei LSI seperti yg sudah kami sampaikan berulang-ulang, survei itu fluktuatif kadang Pak Prabowo di atas, kadang-kadang di tengah, di bawah," kata dia.

Terlepas dari itu, Gerindra bersyukur jika Prabowo meraih posisi teratas dalam survei LSI tersebut. Apalagi, nama Prabowo `langganan` menjadi calon presiden (capres) terfavorit di sejumlah lembata survei.

"Tren yang akhir-akhir ini menunjukan elektabilitas Prabowo dan Gerindra terus naik tentunya patut disyukuri," kata dia.

Dasco menegaskan kader Gerindra tidak akan terlena dengan hasil survei. Para kader telah diperintahkan untuk bekerja keras memenangkan Prabowo.

"Kami sudah sampaikan ke para kader di mana pun berada untuk tetap bekerja keras mendekatkan diri pada rakyat," tandasnya.

LSI merilis hasil survei mereka yang digelar pada 31 Maret-4 April 2023. Dalam survei tersebut, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo anjlok hingga 8,1 persen pasca penolakan kedatangan Timnas Israel yang mengakibatkan FIFA membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Ganjar mengalami penurunan selama dua bulan terakhir, turun 8,1 persen dari 35 ke 26,9 persen," ujar Direktur LSI Djayadi Hanan dalam paparannya, Minggu, 9 April 2023.

Merosotnya elektabilitas Ganjar memberi angin segar ke 2 nama pesaingnya, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Djayadi menyebut elektabilitas keduanya  cenderung menguat jika dibandingkan survei setahun terakhir.

Untuk Prabowo mengalami kenaikan hingga 3,6 persen dan Anies mengalami kenaikan sedikit sebesar 1,3 persen.

"Itu berarti jika kita berpikir secara sederhana, hilangnya 8,1 persen suara Ganjar terpecah menjadi undecided lalu ke Prabowo dan sedikit ke Anies. Itu dugaan sederhananya," kata Djayadi.

 

 

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Gerindra Sufmi Dasco Ahmad survei LSI elektabilitas Prabowo Subianto




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :