Rabu, 15/04/2026 16:39 WIB

DPR Pertanyakan Sinergitas dan Ketegasan Pemerintah Atasi Kebakaran Pertamina Plumpang





Pertanyaan kami di komisi VII, kami belum mendapatkan solusinya secara komplit. Delapan kejadian dalam setahun ini memang belum ada solusinya sampai saat ini. Padahal banyaknya korban bagi kita adalah hal yang sangat disayangkan.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Nurhasan Zaidi. (Foto: Dok. Humas Fraksi PKS)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VII DPR RI, Nurhasan Zaidi terheran dengan sejumlah besar kejadian kebakaran di Pertamina akhir-akhir ini. Salah satunya kebakaran yang terjadi di Depo Plumpang, Jakarta belum lama ini.

Menurut dia, kasus kebakaran Depo Plumpang belum menunjukan solusi. Padahal jika menarik ke belakang, kasus kebakaran pertamina tidak hanya terjadi sekali dua kali. Bahkan, di tahun ini terdapat total delapan kejadian kebakaran yang menimpa Pertamina.

"Pertanyaan kami di komisi VII, kami belum mendapatkan solusinya secara komplit. Delapan kejadian dalam setahun ini memang belum ada solusinya sampai saat ini. Padahal banyaknya korban bagi kita adalah hal yang sangat disayangkan,” ujarnya dalam PKS Legislative Corner yang dilaksanakan secara daring, Jumat (10/3).

Politikus PKS ini menegaskan, ketiadaan solusi ini menunjukkan sisi pemerintah yang masih belum serius dalam menangani kasus ini.

“Pemerintah belum serius dalam menangani  kejadian ini terutama pada wilayah yang strategis proyek nasional," tegas Nurhasan.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dari kinerja pemerintah adalah sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah yang perlu memperhatikan hal-hal kecil termasuk dalam konteks penempatan bangunan dan izin untuk bangunan.

“Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah masih kurang. Masih suka malas pada detail, padahal minyak perlu memperhatikan hal-hal detail. Oleh pertamina, lahan pertamina di Plumpang disiapkan untuk 80 tahun ke depan. Lahan ini dulunya sudah ada penduduk meskipun tidak sepadat sekarang,” ungkap Nurhasan.

Berkaca pada kejadian-kejadian terdahulu, demi keselamatan masyarakat, menurut Nurhasan perlu ada ketegasan untuk mengatur bangunan-bangunan yang rentan karena berada di dekat dengan bangunan pertamina.

“Ketegasan pemerintah pusat dan daerah perlu sinergis. Jangan sampai ada korban lagi. Berkaca pada delapan kali kejadian kebakaran di belakang. Pertamina, sebagai bisnis strategis nasional, dalam maintenance kontrol lemah. Masalah bangunan-bangunan liar jangan sampai tidak ditindak tegas. Ini untuk keamanan mereka juga,” ujar Nurhasan.

Dia menekankan agar pemerintah fokus untuk menamatkan prinsip-prinsip dasar yang vital untuk perkembangan pertamina kedepannya. Bukan hanya sekedar fokus pada dividen dan pergantian direksi dengan harapan kinerja yang meningkat.

“Persoalan-persoalan prinsip seperti keamanan, keselamatan, standardisasi yang pokok harusnya disini sudah lebih baik. Pemerintah tidak cukup hanya mengganti direksi. Harus ada inovasi-inovasi lain, untuk pengembangan, pemeliharaan, maintenance bukan hanya sekedar bagi-bagi dividen saja,” pungkas Nurhasan.

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VII PKS Nurhasan Zaidi kebakaran Depo Plumpang Pertamina




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :