Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan bersama Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Bulog Budi Waseso di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Foto dok. Kemendag/Jurnas)
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah akan terus menjaga dan memastikan stabilitas harga dan pasokan beras nasional, juga berupaya memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dengan meningkatkan jumlah stok cadangan beras di Perum Bulog.
Demikian ditegaskan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas), saat meninjau suplai beras untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) bersama Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi dan Direktur Utama Bulog Budi Waseso di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jakarta pada Jumat (16/12).
"Beras merupakan kebutuhan pokok utama rakyat Indonesia. Kami berkomitmen untuk selalu memantau dan memastikan ketersediaan stok serta menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)," tandas Mendag Zulkifli Hasan.
Ketua Umum PAN ini menambahkan, Pemerintah menjamin harga beras medium dari Bulog tetap stabil. Kemendag bersama dengan instansi lain terus berkoordinasi menjaga stabilitas harga dan pasokan, khususnya untuk menghadapi Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. "Secara umum harga barang kebutuhan pokok stabil. Pemerintah akan terus menjaga pasokan untuk stabilisasi harga," imbuh Mendag Zulhas.
Pemerintah, lanjut Mendag Zulhas, juga memastikan penguatan CBP dari luar negeri yang dilakukan sesuai keputusan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. CBP dimaksudkan untuk mewujudkan ketahanan pangan pada kondisi kekurangan pangan, gejolak harga pangan, bencana alam, bencana sosial, ataupun keadaan darurat lainnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Mendag Zulhas harga ketersediaan beras nasional
















