Rabu, 15/04/2026 11:57 WIB

Jokowi Akan Terima Laporan TGIPF Terkait Tragedi Kanjuruhan Besok





Setelah laporan tersebut diterima, barulah ia berbicara mengenai langkah selanjutnya.

Presiden Joko Widodo

Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih menunggu laporan dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) terkait tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada 1 Oktober 2022 lalu.

Tragedi yang terjadi usai pertandingan Arema FC melawan Persabaya itu telah mengakibatkan 132 orang meninggal dunia.

"Jadi, belum sampai ke mana-mana, jadi jangan sampai ke mana-mana dulu, laporannya aja belum," kata Presiden Jokowi usai membagikan bantuan sosial di Kantor Pos Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10).

Sementara itu dalam unggahan di akun Instagramnya pada Rabu (12/10), pelatih timnas Shin Tae-yong menyatakan akan mengundurkan diri jika Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan harus bertanggung jawab dan mengundurkan diri akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur

Pelatih asal Korea Selatan itu menilai jika terdapat kesalahan kerja dari rekannya maka dirinya pun memiliki kesalahan yang sama karena sepak bola tidak bisa hanya sukses dari 11 pemain di lapangan.

Jokowi pun meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai isu tersebut karena hingga hari ini masih belum ada perkembangan terbaru dari TGIPF terkait Tragedi Kanjuruhan.

Jokowi baru akan menerima laporan dari TGIPF terkait tragedi itu pada Jumat (14/10) besok. Setelah laporan tersebut diterima, barulah ia berbicara mengenai langkah selanjutnya.

"Akan dilaporkan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta besok pagi pada saya, baru besok pagi, jadi saya baru bisa menyampaikan besok siang," kata dia

KEYWORD :

Tragedi Kanjuruhan Suporter Bola Tewas Presiden Jokowi Pelatih Shin Tae Yong




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :