Febri Diansyah, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Jakarta - Keberadaan pegawai maupun penyidik KPK gadungan dirasa meresahkan dan merugikan. Tak hanya masyarakat, KPK secara kelembagaan juga dirugikan.
Demikian disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Rabu (11/1/2017). Hal itu terkait penangkapan seorang pria bernama Jamaludin Candra (44) pada Selasa (10/1/2017) malam oleh Polres Kota Bogor. Jamaludin Candra dicokok di rumahnya di Kampung Pabuaran, Cilelendek Timur, Bogor Barat.Jamaludin ditangkap lantaran mengaku sebagai anggota KPK dan memeras serta menipu sejumlah orang, termasuk pemilik usaha dan pejabat di Kota dan Kabupaten Bogor. Dalam menjalankan aksinya, Jamaludin membawa senjata airsoft gun dan melengkapi dirinya dengan seragam, pin, kartu tanda pengenal, dan kartu nama KPK."Tentu saja secara kelembagaan ini akan berdampak negatif pada KPK karena seolah ada pihak tertentu yang manfaatkan kerja KPK untuk keuntungan diri sendiri," ucap Febri.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KPK Gadungan Febri Diansyah



























