Rabu, 15/05/2024 19:30 WIB

Dimyati Akui Anggaran Pengadaan Gorden DPR Digodog di BURT DPR

Wakil Ketua BURT DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, pihaknya mengetahui adanya anggaran untuk pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR. Dimana, seluruh anggaran DPR dibahas dan disusun di BURT DPR.

Wakil Ketua BURT DPR RI, Achmad Dimyati Natakusumah.

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, pihaknya mengetahui adanya anggaran untuk pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR. Dimana, seluruh anggaran DPR dibahas dan disusun di BURT DPR.

Dimyati menjelaskan, seluruh anggaran DPR termasuk kebutuhan Kesekjenan DPR dibahas dan disusun di BURT. Termasuk anggaran pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR.

"Semua digodog di BURT untuk anggaran DPR. Tidak bisa ujug ujug," kata Dimyati, ketika dikonfirmasi, Senin (9/5).

"Tapi terkait mekanisme pengadaan itu bebas dan mandiri pimpinan dan anggota DPR apalagi BURT tidak bisa intervensi dan ikut campur," lanjut Dimyati.

Meski demikian, kata Dimyati, besaran anggaran untuk pengadaan gorden anggota DPR tersebut yang pelu dicek dan dipelajari. Adapun anggaran gorden rumah dinas anggota DPR tersebut dimenangkan oleh penawar harga tertinggi seharga Rp 43,5 miliar.

"Besaran itu yang perlu dicek dan dipelajari," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Untuk itu, kata Dimyati, pihaknya akan meminta BPK untuk melakukan audit terkait besaran harga dan pengadaan gorden anggota DPR tersebut. Menurutnya, BURT akan memutuskan apakah tender itu bisa dilanjutkan atau tidak.

"Saya akan minta inspektorat utama dan BPK untuk audit segera terkait harga dan pengadaannya baru BURT akan memutuskan lanjut atau tidak dan di cek ada berapa yang ikut lelang dan kenapa yang dibawahnya tidak memenuhi syarat," katanya.

Sementara, Ketua BURT DPR RI, Agung Budi Santoso mengatakan, pihaknya akan memanggil Sekjen DPR RI Indra Iskandar pada masa sidang mendatang terkait hal ini. Meski, Agung tak merinci apa maksud pemanggilan tersebut.

"Setelah reses BURT akan panggil Sekjen," kata Agung saat dihubungi, Minggu (8/5).

Diketahui, tender gorden rumah dinas anggota DPR dimenangkan oleh penawar harga tertinggi seharga Rp 43,5 miliar. Pemenang tender ini yakni PT Bertiga Mitra Solusi beralamat di kawasan Green Lake City, Tangerang, Banten.

Setjen DPR RI menyediakan pagu anggaran sebesar Rp 48,7 miliar dan menggelar lelang tender untuk pengadaan gorden bagi 505 unit rumah jabatan anggota DPR di Kalibata. Alokasi set gorden sekitar Rp 90 juta per rumah.

KEYWORD :

BURT DPR Achmad Dimyati Natakusumah Anggaran Pengadaan Gorden DPR Digodog di BURT DPR




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :