Jum'at, 17/04/2026 05:07 WIB

Komnas HAM Dalami Perspektif Bupati Langkat Terkait Kerangkeng Manusia





Pemeriksaan Terbit Rencana dilakukan di markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pukul 13.30 WIB, Senin  (7/2).

Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin saat tiba di Gedung Merah Putih KPK. (Foto:Gery/Jurnas).

Jakarta, Jurnas.com - Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin diperiksa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait temuan kerangkeng manusia di rumahnya.

Pemeriksaan Terbit Rencana dilakukan di markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pukul 13.30 WIB, Senin  (7/2).

"Proses ini merupakan bagian dari pendalaman atas Peristiwa Kerangkeng Manusia dan merupakan hak dari Bupati Langkat Nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin untuk menyampaikan berbagai keterangan dari perspektifnya," kaya Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam melalui keterangan tertulis.

Anam mengatakan pihaknya ingin mengulik alasan terbit mengkerangkeng manusia di rumahnya. Pemeriksaan ini juga merupakan hak jawab untuk Terbit dari tudingan perbudakan modern di kerangkeng tersebut.

Terbit Rencana merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di Pemkab Langkat. Ia ditangkap oleh tim penyidik KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

Migrant Care sebelumnya mengungkap temuan kerangkeng di rumah Terbit Rencana. Kerangkeng tersebut diduga digunakan oleh Bupati Langkat untuk memenjarakan para pekerja sawit di lahan miliknya.

KEYWORD :

KPK Bupati Langkat Terbit Rencana Komnas HAM Kerangkeng Manusia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :