Stephane Dujarric, Juru Bicara PBB
New York - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui juru bicara Stephane Dujarric mengidentifikasi, sebanyak 41 penjaga perdamaian dari Burundi dan Gabon sebagai tersangka dalam kasus pelecehan seksual di Republik Afrika Tengah dalam beberapa tahun terakhir.
Kasus tersebut dilakukan oleh anggota pasukan MINUSCA di Prefektur Kemo, Republik Afrika Tengah, tahun 2014 dan 2015. Dan penyelidikan gabungan dilakukan selama empat bulan oleh Dinas Pengawasan Internal PBB (Internal Oversight Services/OIOS). Saat ini PBB menyerahkan kewenangan kepada kedua negara anggota untuk melakukan penyelidikan tambahan dan menghukum warga mereka jika terbukti bersalah. Namun, para tersangka telah meninggalkan Republik Afrika Tengah."PBB membagikan laporan OIOS dengan kedua negara anggota, termasuk nama-nama terduga pelaku yang diidentifikasi dan menuntut tindakan yudisial yang tepat untuk memastikan para pelaku bertanggung jawab," kata Dujarric dilansir Ant.Baca juga :
Astaga, Amanda Manopo Alami Pelecehan Seksual
Tuduhan pertama pelecehan seksual mengemuka pada Mei 2016. PBB mendapat informasi mengenai pelecehan seksual yang dilakukan oleh penjaga perdamaian tahun 2014 dan 2015 di Dekoa, Prefektur Kemo, tempat kontingen MINUSCA dari Burundi dan Gabon bertugas.Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memecat komandan MINUSCA tahun lalu di tengah banyaknya tuduhan pemerkosaan anak-anak perempuan di bawah umur.
Astaga, Amanda Manopo Alami Pelecehan Seksual
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pelecehan Seksual Stephane Dujarric























