Minggu, 25/10/2020 15:19 WIB

BBPP Batu Gandeng Bahrul Magfiroh Kerja Sama BI Lakukan Pelatihan Juleha

Sektor pertanian merupakan sektor yang paling menjanjikan karena akses pasar yang sudah terbuka lebar.

Pelatihan juru sembelih hewan halal. (Foto: Ist)

Batu, Jurnas.com - Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batu menggandeng Bahrul Magfiroh dan bekerja sama dengan Bank Indonesia melakukan kegiatan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) yang dibuka di Malang pada Kamis (17/9).

Kepala Kantor Perwakilan BI di Malang, Aska Subhan Aminuridho mengapresiasi pelatihan Juleha ini. Pelatihan ini juga sebagai respon dari apa yang diarahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bahwa Pemerintah provinsi Jawa Timur harus menyiapkan program Juleha.

Menurutnya, program ini sekaligus membuktikan kesiapan Jawa Timur dalam menyambut potensi ekspor daging sapi asal Indonesia.

"Jika nantinya Kementan sudah menyatakan bahwa kita siap ekspor, maka Jawa Timur telah siap untuk dijadikan wilayah pengolahan daging sapi beserta turunannya di mana pun di Jawa Timur," kata Aska.

Selain iyu, Aska menambahkan keinginan dari Gubernur Jawa Timur agar Juleha ini bertujuan untuk membangun rumah potong hewan (RPH) modern yang bersandar nasional Indonesia (SNI).

"Harapannya, program ini dapat diaplikasikan di seluruh RPH-RPH yang ada di Jawa Timur bahkan hingga ke wilayah Madura yang memiliki jumlah populasi sapi tinggi. Dengan demikian, seluruh produk yang keluar dari RPH memiliki kepastian akan status halalnya dan siap dikonsumsi seluruh masyarakat," jelasnya.

Seperti diketahui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) tengah fokus menggenjot pengembangan SDM pada bidang pertanian.

Hal ini sesuai dengan arah kebijakan Presiden Joko Widodo bahwa Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi prasyarat utama menuju Indonesia maju.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya pengembanganm SDM untuk mengoptimalisasi sektor pertanian ke depan. Menurutnya, sektor pertanian merupakan sektor yang paling menjanjikan karena akses pasar yang sudah terbuka lebar.

"Bicara pertanian adalah sumber daya yang paling pasti. Sebab semua potensinya sudah terbuka lebar dan sangat menjanjikan," kata Syahrul.

Sementara Kepala BPPSDMP,  Dedi Nursyamsi menjelaskan untuk membangun jejaring kerja harus ditingkatkan pada setiap program pengembangan SDM.

"Networking harus tersinergi tidak hanya di internal BPPSDMP saja, tetapi juga dengan jajaran eselon 1 lain bahkan sampai tingkat UPT di lingkungan Kementan serta para stokeholder lainnya," kata Dedi.

Dedi menambahkan Kementan akan mempercepat peningkatan kompetensi SDM dengan orientasi menghasilkan tenaga kerja pertanian yang bersertifikasi (certified job seeker) dan tenaga kerja yang mempu menciptakan pekerjaan (job creator).

TAGS : Juru Sembelih Halal Dedi Nursyamsi BBPP Batu




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :