Rabu, 26/06/2019 15:17 WIB

Guaido Kembali Ajak Simpatisan Turun ke Jalan

Sejak 10 Januari, Venezuela diguncang aksi unjuk rasa, saat Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua setelah pemungutan suara yang diboikot oleh oposisi.

Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido menyerukan protes besar-besaran (Foto: Carlos Garcia Rawlins/Reuters)

Caracas, Jurnas.com - Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mendesak simpatisannya kembali melakukan aksi unjuk rasa untuk menggulingkan presiden terpilih, Nicolas Maduro, pada Sabtu (4/5) besok.

Lewat akun Twitternya pada Jumat (3/5) Guaido meminta warga melakukan aksi mogok untuk menjatuhkan kekuasaan Maduro.

"Melanjutkan protes di jalan adalah satu-satunya cara untuk mempertahankan perhatian, tekanan dan tindakan masyarakat internasional ... dan untuk menunjukkan kepada mereka yang masih mendukung diktator bahwa tidak akan ada stabilitas selama pelanggaran masih berlanjut," tulis Guaido.

Sebelumnya, Guaido merilis video di media sosial yang menunjukkan dirinya bertemu sekelompok pasukan dari Angkatan Bersenjata Nasional dan menyerukan pemberontakan untuk mengakhiri pemerintahan Maduro.

Tetapi langkah Guaido, yang dikatakan sebagai awal dari fase terakhir upaya penggulingan Maduro, tidak mendapat dukungan yang cukup dari militer.

Seakan tidak ingin kalah, Maduro juga turun ke jalan-jalan di Caracas dalam pawai yang dihadiri perwira senior militer dan diikuti oleh 4.500 personel militer pada Kamis (2/5).

Sejak 10 Januari, Venezuela diguncang aksi unjuk rasa, saat Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua setelah pemungutan suara yang diboikot oleh oposisi.

Ketegangan meningkat ketika Guaido, yang mengepalai Majelis Nasional Venezuela, menyatakan dirinya sebagai presiden pada 23 Januari, suatu langkah yang didukung oleh AS dan banyak negara Eropa dan Amerika Latin.

Sementara itu, Rusia, Turki, China, Iran, Bolivia dan Meksiko telah menyatakan dukungannya terhadap Maduro.

TAGS : Konflik Venezuela Juan Guaido Amerika Latin Nicolas Maduro




TERPOPULER :