Jum'at, 21/06/2019 04:50 WIB

Oposisi Israel Gugat Perdana Menteri Netanyahu

Aparat kepolian meminta untuk segera mendakwa Netanyahu dan istrinya karena menerima suap dari Shaul Elovitch.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Brussels, Belgia pada 11 Desember 2017 (Foto: Dursun Aydemir/Anadolu Agency)

Yerusalem – Para pemimpin oposisi Israel mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengundurkan diri setelah polisi  mendakwanya atas tuduhan penyuapan serta penipua, dan menyarangkan diadakan pemilihan secepat mungkin.

"Netanyahu harus mundur sebelum dia menghancurkan penegak hukum untuk menyelamatkan dirinya sendiri," kata pemimpin partai Zionis Union, Tzipi Livni lewat akun Twitter-nya, dilansir Anadolu.

"Rakyat Israel pantas mendapat kepemimpinan yang bersih. Lakukan pemilihan sekarang!," sambungnya.

Pada Minggu (2/12), aparat kepolian meminta untuk segera mendakwa Netanyahu dan istrinya karena menerima suap dari Shaul Elovitch.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan Netanyahu menerima suap dan menyalahgunakan jabatan karena memberi bantuan kepada Elovitch, yang mengendalikan perusahaan telekomunikasi Bezeq Telecom Israel, sebagai imbalan mendapat pemberitan positif tentang dirinya.

Polisi mengaku sudah menemukan bukti Netanyahu dan orang-orang terdekatnya secara terang-terangan ikut campur dalam konten yang dipublikasikan di situs berita Walla dan berusaha mempengaruhi penunjukan karyawan senior, menggunakan hubungan mereka dengan Shaul dan istrinya, Iris Elovitch.

"Seorang perdana menteri dengan begitu banyak kasus korupsi di sekitarnya tidak dapat melanjutkan pekerjaannya dan harus mengundurkan diri," tulis pemimpin Partai Buruh oposisi, Avi Gabbay di Twitter miliknnya.

"Seorang pria yang didorong oleh obsesi tentang apa yang akan dikatakan media tentang dirinya tidak dapat memimpin negara Israel. Setiap hari di bawah kepemimpinannya berarti kerusakan bagi warga Israel," tambahnya.

Polisi telah merekomendasikan dakwaan terhadap Netanyahu dalam dua kasus korupsi lainnya. Kasus pertama melibatkan produser Hollywood asal Israel Arnon Milchan, yang diduga diminta untuk membeli barang-barang mewah untuk Netanyahu dan istrinya.

Sedangkan kasus kedua berkaitan dengan dugaan kesepakatan dengan Arnon Mozes, penerbit harian berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth, sekali lagi untuk liputan media yang positif.

TAGS : Israel Oposisi Benjamin Netanyahu Kasus Penipuan Korupsi




TERPOPULER :