Rabu, 12/12/2018 15:00 WIB

24 Film Pelajar "Mejeng" di Final GKFP 2018

24 film tersebut masing-masing untuk dua kategori, yakni 12 film untuk kategori fiksi, dan 12 film lainnya untuk kategori dokumenter.

Konferensi pers Gelar Karya Film Indonesia di Jakarta

Jakarta – Sebanyak 24 film pendek karya pelajar se-Indonesia, lolos ke babak final Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) 2018. 24 film tersebut masing-masing untuk dua kategori, yakni 12 film untuk kategori fiksi, dan 12 film lainnya untuk kategori dokumenter.

Ketua Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Maman Wijaya mengatakan, 24 film ini merupakan saringan dari 324 film yang diterima oleh panitia, setelah melewati seleksi administrasi, seleksi substansi, dan seleksi dewan juri.

Selanjutnya, 24 film pendek yang rata-rata berdurasi 7-15 menit tersebut akan ditampilkan dalam perayaan puncak GKFP 2018, di Plasa Insan Berprestasi, Gedung A, Kemdikbud pada 22-24 November mendatang.

“Tujuan melibatkan para pelajar ini ialah, menanamkan pendidikan karakter. Kedua, menjiwai film itu sendiri. Ketiga, memanfaatkan film yang dibuat atau yang sudah ada utk menyampaikan pesan moral,” kata Maman dalam konferensi pers GKFP 2018 di Jakarta, pada Senin (19/11).

Maman menilai ada umpan balik positif dengan digelarnya kompetisi film tersebut. Setidaknya, para siswa mampu merasakan secara langsung sulitnya pembuatan sebuah film, mulai dari proses membujuk pemain, syuting, hingga post production.

“Dari hasil evaluasi, salah satu komentar mereka ialah alangkah teganya orang yang membajak film. Itu tumbuh dalam diri film maker. Kalau diajari jangan membajak, itu susah,” jelas Maman.

Sementara sinematografer sekaligus dewan juri Anggi Frica mengatakan, GKFP 2018 punya peluang untuk melahirkan para calon pembuat film (film maker). Dia mengaku cukup terkesan saat melihat beberapa film karya pelajar, yang berangkat dari ide-ide liar.

“Ini generasi yang akan melanjutkan perfilman indonesia. Yang menarik, mereka pelajar yang lebih murni secara ide. Bagaimana melihat ide liar mereka. Beberapa (juga) ada yang terdoktrin,” ujar Anggi.

Selain kedua perlombaan tersebut, Kemdikbud yang bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman juga menggelar lomba Video Blog (Vlog). Hingga hari ini, sudah ada 200 vlog yang diterima oleh panitia, yang dikirim dalam format MP4.

TAGS : Gelar Karya Film Pelajar Maman Wijaya




TERPOPULER :