Senin, 22/10/2018 18:41 WIB

Panjat Tebing Indonesia Kawinkan Emas di China

Dua atlet panjat tebing Indonesia, sukses mengawinkan dua emas di kelas Men’s Speed dan Women’s Speed.

Atlet panjat tebing Indonesia meraih emas di China

Jakarta – Indonesia menuai hasil positif dalam ajang The Belt and Road International Climbing Master Tournament 2018, di Huaian, China. Dua atlet panjat tebing Indonesia, sukses mengawinkan dua emas di kelas Men’s Speed dan Women’s Speed.

Dalam keterangan pers yang diterima Jurnas.com, medali emas men’s speed dipersembahkan oleh Pangeran Septo Wibowo dengan catatan waktu 6,33 detik di babak final, setelah berhasil mengandaskan wakil Rusia Rukin Sergei.

Peringkat ketiga diduduki oleh Sabri yang menorehkan catatan waktu 6,28 detik. Dalam memperebutkan posisi ketiga, Sabri mengalahkan wakil Indonesia lainnya, Muhammad Hinayah yang mencatatkan waktu 6,37 detik.

Sementara di nomor Women’s Speed, pahlawan Indonesia di ajang Asian Games 2018, Aries Susanti membukukan waktu 7,93 detik, mengalahkan He Cuilian dari China dengan catatan waktu 8,86 detik di babak final.

Peringkat tiga diperebutkan oleh atlet Indonesia lainnya, yakni Agustina Sari dan Nurul Iqamah. Agustina menang dengan perolehan waktu 6,28 detik berbanding 11,21 detik.

Pelatih speed Indonesia Hendra Basir menyebutkan, sejumlah nama atlet yang diterjunkan ke China ialah Aspar Jaelolo, Alfian M Fajri, Sabri, Muhammad Hinayah, Veddriq Leonardo, Pangeran Septo Wibowo, Puji Lestari, Aries Susanti Rahayu, Rajiah Sallsabillah, Agustina Sari, dan Nurul Iqamah.

Dalam kesempatan lainnya, Ketua Umum PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Faisol Riza mengatakan, kompetisi di luar negeri sangat bermanfaat bagi para atlet Indonesia.

“Olimpiade Jepang itu tahun 2020. Kita tidak punya cukup waktu untuk bersiap. Apalagi, Pemerintah belum menetapkan Pelatnas untuk (Olimpiade) itu. Nah, kompetisi yang diikuti atlet-atlet kita di luar negeri sangat penting untuk menjaga performa,” ujar Faisol.

TAGS : FPTI Panjat Tebing




TERPOPULER :