Kamis, 20/09/2018 13:28 WIB

Sektor Pertanian Sumbang 9,93 Persen Pertumbuhan Ekonomi

Kabar baiknya Sektor pertanian dan perikanan masing-masing menyumbang 9,93 persen..

Kantor Pusat BPS (Istimewa)

Surabaya - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran mengungkapkan, bahwa pertumbuhan ekonomi dalam negeri meningkat 5,27 persen. Kabar baiknya Sektor pertanian dan perikanan masing-masing menyumbang 9,93 persen.

Demikian disampaikan dalam Rapat Koordinasi program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) dengan sejumlah kementerian dan kepala dinas pertanian seindonesia di Surabaya, Selasa (7/8).

"Ini berdasarkan laporan (BPS). Tadi saya ikut rapat sidang kabinet, disebutkan pertumbuhan ekonomi 5,27 persen. Sangat memuaskan," jelas Amran.

Di tempat yang sama Putra Bone, Sulawesi Selatan itu mengatakan, selama bebera tahun terakhir sektor pertanian mengalami pertumbuhan yang signifikan, terutama pada komoditas strategis.

Untuk komoditas padi 2014 hingga 2017 meningkat 14,86 persen dengan hitungan 70,86 juta ton pada 2014, 75,40 juta ton pada 2015, 79,35 juta ton pada 2016 dan 81,38 juta ton pada 2017.

Komoditas jagung meningkat 47,03 persen, dengan hitungan 19,01 juta ton pada 2014, 19,61 juta pada 2015, 23,58 juta ton pada 2016, dan 27,95 juta ton pada 2017.

Komoditas bawang merah meningkat 19,51 persen, dengan hitungan 1,23 juta ton pada 2014, 1,22 juta pada 2015, 1,44 juta ton pada 2016, dan 1,42 juta ton pada 2017.

Komoditas Cabai naik 25,53 persen, dengan hitungan 1,88 juta ton pada 2014, 1,92 juta pada 2015, 1,96 juta ton pada 2016, dan 2,36 juta ton pada 2017.

Kelapa sawit 29,13 persen dengan hitungan 70,85 juta ton pada 2014, 75,48 juta pada 2015, 79,35 juta ton pada 2016, dan 81,38 juta ton pada 2017.

Komoditas Pala 5,07 persen dengan hitungan 32,73 juta ton pada 2014, 33,71 juta pada 2015, 33,31 juta ton pada 2016, dan 34, 39 juta ton pada 2017.

Sementara untuk ayam ras pedaging tumbuh 17,67 persen.

Amran menilai, hasil tersebut berkat kerja sama dengan seluruh kementerian. Selain itu, pertumbuhan sektor pertanian juga karena Kementan mengeluarkan peraturan yang propetani.

TAGS : Kementan Andi Amran Sulaiman Bekerja BPS




TERPOPULER :