Rabu, 19/12/2018 11:28 WIB

Tolak Kebijakan Emmanuel Macron, Buruh Kereta Api Aksi Mogok

Negosiasi antara empat serikat pekerja yang mewakili karyawan SNCF dan Menteri Transportasi Elisabeth Borne tidak menghasilkan kesimpulan apapun

Emmanuel Macron terpilih Jadi Presiden Prancis dengan total suara 65,1

Perancis – Kebijakan reformasi ekonomi Presiden Emmanuel Macron, disambut aksi mogok buruh kereta api. Aksi ini menambah daftar panjang aksi  pemogokan setelah para pilot juga memprotes.

Menurut informasi yang dikumpulkan oleh koresponden Anadolu Agency dari perwakilan Serikat Pekerja Perancis dan pejabat sektor transportasi, mereka akan mengatur pemogokan sepekan ini sehingga tidak mengganggu sistem transportasi nasional.

Aksi mogok pekerja kereta api yang dimulai pekan lalu dan sudah menyebabkan kekacauan transportasi. Aksi tersebut diperkirakan akan berlanjut hingga Senin besok.

Administrasi Perkeretaapian Prancis (SNCF) mengatakan transportasi kereta api akan sangat terhambat pada hari Minggu dan Senin. Tidak jelas berapa pekerja yang ambil bagian dalam aksi ini.

Kekhawatiran soal kekacauan transportasi muncul setelah para pekerja kereta api mengumumkan pemogokan lain pada 13 dan 14 April. Apalagi saat itu liburan sekolah dimulai.

Akses kereta api antara Prancis dan tetangganya Jerman, Swiss, Italia dan Spanyol juga akan terganggu. Empat serikat pekerja yang mewakili karyawan SNCF dan Menteri Transportasi Elisabeth Borne melalukan negoisasi pada Jumat (6/4)  namun tidak menghasilkan kesimpulan apapun.

Sebelumnya, maskapai penerbangan nasional Air France mengumumkan pembatalan 25 persen penerbangan jarak jauhnya, 35 persen penerbangan jarak pendek dan 30 persen penerbangan domestiknya.

Keputusan ini diambil setelah 11 serikat pekerja, pilot Air France, awak kabin dan karyawan layanan darat juga akan mogok pada Selasa dan Rabu mendatang. Maskapai ini kehilangan sekitar 20 juta euro atau sekitar Rp338 triliun per hari.

 

TAGS : Perancis Emmanuel Macron Ekonomi Buruh




TERPOPULER :