Sabtu, 21/10/2017 15:30 WIB

Internasional

Teroris Wanita Paling Dicari di Dunia Tewas

Selain Jones, serangan tersebut juga dikabarkan membunuh anak laki-lakinya yang berusia 12 tahun, Joe `Jojo` Dixon.

Ilustrasi (Foto: RT)

Jakarta - Salah satu Anggota Islamic State Iraq an Syria (IS, ISIS / ISIL, Red), Sally Jones dikabarkan meninggal. Janda yang dijuluki kulit putih merupakan teroris wanita paling dicari di dunia.

Menurut laporan harian the Sun, Sally Jones tewas dalam serangan pesawat tak berawak milik Amerika Serikat pada Juni. Ia dikabarkan ingin meninggal saat berupaya melarikan diri dari Raqqa. Laporan itu merujuk laporan CIA kepada rekan-rekan Inggris, Jones  terbunuh oleh serangan dragon Predator.

Selain Jones, serangan tersebut juga dikabarkan membunuh anak laki-lakinya yang berusia 12 tahun, Joe `Jojo` Dixon. Meski Jojo bukalah sasaran utama serangan tersebut, dan akan dibatalkan jika diketahui Jojo berada di sekitar target tersebut.

Meski begitu, Pentagon, menolak mengkonfirmasi loran kematian Jones secara resmi. "Saya tidak memiliki informasi apapun yang akan mendukung laporan tersebut tapi itu bisa berubah dan kami melihat hal ini," kata juru bicara Pentagon Mayor Adrian Rankine-Galloway dikutip dari Guardian.

Jones merupakan gitaris dari band rock all-girl pada 1990-an, meninggalkan rumahnya di Kent bergabung dengan para teroris di Suriah bersama suaminya, Junaid Hussain pada 2013.

Pasangan tersebut dilaporkan terlibat dalam perencanaan serangan ISIS, dan dianggap sebagai perekrut paling efektif di kalangan organisasi. Hussain tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat pada tahun 2015.

Jones menggunakan akun media sosialnya untuk merekrut wanita  dan memberikan tip praktis tentang bagaimana melakukan perjalanan ke Syria. Ia juga mendorong simpatisan ISIS untuk melakukan serangan di Inggris, dilaporkan menawarkan panduan praktis.

"Janda kulit putih" tersebut juga dilaporkan bertanggung jawab untuk melatih pejuang wanita Eropa, atau "muhajirat," di Raqqa, menurut surat kabar Inggris, Telegraph.

TAGS : ISIS Amerika Serikat Inggris Sally Jones




TERPOPULER :

TERKINI

Komdis PSSI Kenakan Sanksi Madura United

Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggar...

SBY Puji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Demokrat SBY menyampaikan ucapan selama...

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...